EmitenNews.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank berkolaborasi dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) bekerja sama melakukan penjaminan kredit. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja ekspor.
Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso mengatakan fasilitas penjaminan kredit, baik dalam bentuk modal kerja maupun investasi ini merupakan bentuk dukungan LPEI terhadap program dan kebijakan pemerintah dalam hal peningkatan kinerja ekspor nasional agar semakin membaik.
“Kami mengapresiasi dukungan Bank BJB terhadap program pemerintah untuk meningkatkan ekspor nasional melalui kerja sama penjaminan kredit ini," kata Tirtoso terkait kerjasama yang diteken bersama Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi di Kantor Pusat LPEI, Jakarta, Jumat (25/3) lalu.
Ia optimistis peran LPEI sebagai Credit Enhancer akan semakin optimal dan terakselerasi dengan adanya dukungan dari Bank BJB. "Dengan begitu, eksportir juga akan semakin leluasa untuk mendapatkan akses pembiayaan dan mengembangkan kapasitas bisnisnya,” tambahnya.
Kerja sama ini merupakan wujud dari mandat regulasi serta memperkuat sinergi antara kedua belah pihak yang sudah berjalan sebelumnya.
Melalui fasilitas ini diharapkan LPEI dapat memberikan penjaminan terhadap kredit dari nasabah Bank BJB (eksportir) yang telah memenuhi syarat. Melalui kerjasama ini, LPEI optimis Bank BJB akan turut membantu memperluas akses pembiayaan ekspor.
Sebagai informasi tambahan, sebelumnya kedua institusi ini telah menjalin kerja sama terkait dengan cash management system. Kerja sama ini merupakan implementasi regulasi yang diamanatkan kepada LPEI dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2009 pasal 7C yaitu penjaminan bagi Bank yang menjadi mitra penyediaan pembiayaan transaksi ekspor yang telah diberikan kepada eksportir Indonesia.(fj)
Related News
Baru Saja Suspensi Dicabut, TAMA Kembali Senggol ARA
Lepas Dari Pengawasan BEI, EURO Langsung Ngegas
Broker Boy Thohir (TRIM) Tawarkan Obligasi Rp250 Miliar, Ini Tujuannya
Ekspansi Kredit, BANK Jajakan Sukuk Wakalah Rp500 Miliar
Longsor 441 Persen, Sudahi 2025 UCID Boncos Rp1,19 Triliun
Dua Bos Borong Rp15,14 Miliar, Saham ASII Auto Rebound?





