EmitenNews.com - Quantum Clovera Investama (KREN) paruh pertama 2023 mengawetkan rugi Rp40,9 miliar. Bengkak 25 persen dari edisi sama tahun sebelumnya senilai Rp32,51 miliar. Dengan begitu, rugi per saham dasar menjadi Rp2,25 dari episode sama tahun sebelumnya hanya Rp1,79. 


Pendapatan bersih dari operasi yang dilanjutkan Rp6,55 triliun, naik 4,8 persen dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp6,25 triliun. Beban terkumpul Rp6,57 triliun, bengkak dari posisi sama tahun lalu Rp6,24 triliun. Rugi usaha Rp22,15 miliar, bengkak 328 persen dari periode sama tahun sebelumnya surplus Rp9,7 miliar. 


Bagian atas rugi entitas asosiasi bersih Rp2,41 miliar, susut dari Rp3,82 miliar. Beban lain-lain bersih Rp3,7 miliar, susut dari Rp6,62 miliar. Pendapatan keuangan Rp4,47 miliar, melejit dari Rp2,51 miliar. Rugi selisih kurs bersih Rp43,09 juta, turun dari Rp294,22 juta. Beban keuangan Rp7,98 miliar turun dari Rp9,63 miliar. Lain-lain bersih Rp157,58 juta, bengkak dari Rp783,22 juta. 


Rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp28,27 miliar, bengkak dari Rp747,09 juta. Beban pajak penghasilan Rp4,56 miliar susut dari Rp8,53 miliar. Rugi periode berjalan sebelum dampak penyesuaian proforma Rp32,83 miliar, bengkak dari edisi sama tahun lalu Rp9,27 miliar. Rugi bersih periode berjalan Rp32,83 miliar, bengkak dari Rp5,58 miliar. 


Jumlah ekuitas terkumpul Rp2,11 triliun, menyusut dari episode akhir tahun lalu senilai Rp2,24 triliun. Jumlah liabilitas terakumulasi sebesar Rp789,31 miliar, membengkak dari periode akhir tahun sebelumnya senilai Rp628,04 miliar. Jumlah aset terkumpul Rp2,9 triliun, menanjak dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp2,87 triliun. (*)