Makin Gacor, IHSG Lanjutkan Tradisi Positif
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kembali melanjutkan penguatan. Kondisi itu mengantarkan S&P 500, dan Dow Jones mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Lompatan salah satu saham dalam Magnificent Seven yaitu Amazon 3,38 persen menjadi penopang penguatan ketiga indeks di pasar.
Sementara itu, saham emiten berhubungan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) juga turut menjadi penopang indeks. Micron Technologi meroket 10,02 persen, secara year to date (Ytd) melangit 20 persen, sedang Palantir Technologies tercatat melonjak 3,26 persen.
Lomapatan kembali indeks bursa Wall Street, harga komoditas mineral, dan aksi beli investor asing dalam jumlah cukup besar diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Indeks diprediksi melanjutkan penguatan dengan kisaran support 8.830-8.725, dan resistance 9.040-9.140.
Berdasar data tersebut, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan invvestor menjala saham Indika Energy (INDY), Bank Jago (ARTO), Medco Energi (MEDC), Aneka Tambang alias Antam (ANTM), Elang Mahkota alias Emtek (EMTK), dan J Resources Asia (PSAB). (*)
Related News
Overbought, IHSG Rawan Profit Taking
Aksi Jual Mengintai, Bungkus Saham AUTO, JSMR, dan ICBP
IHSG Lanjut Tembus Rekor Tertinggi Baru, Lima Sektor Jadi Penopang
Hana Bank Salurkan Beasiswa Rp100 Juta
RUPSLB BTN Putuskan Tambah Komisaris Baru
IHSG Sesi I (7/1) Lanjut Reli 0,14 Persen Ngegas Naik ke 8.946





