EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak mixed. Peluang indeks untuk mengalami koreksi sangat terbuka. Maklum, resistance level indeks saat di k?saran 6.672, dan support level 6.507.
Pergerakan itu, tersebab reaksi pelaku pasar terhadap rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) September 2021 pada Rabu, 13 Oktober 2021 waktu setempat. Lalu, Forum Open Market Committee (FOMC) Minutes pada Kamis, 14 Oktober 2021 waktu setempat. ”Selain itu, ada sentimen negatif berupa IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini menjadi 5,9 persen,” tutur Salvian Fernando, Equity Research Victoria Sekuritas.
Secara teknikal, saham layak untuk diperhatikan yaitu saham Tower Bersama (TBIG). Saat ini, saham Tower Bersama berada pada area support Rp2.800. Indikator stochastic, dan MACD juga berada pada area oversold.
Selanjutnya, indikator stochastic terlihat berpeluang mengalami golden cross. Oleh karena itu, peluang saham Tower Bersama untuk mengalami rebound. Rekomendasi trading buy dengan target price level Rp2.920 per lembar. (*)
Related News
Pemegang Saham PNGO Tampung Dividen Interim Pinago Utama Hari Ini
Erwin Ciputra Rogoh Rp3,65 Miliar untuk Tampung Saham PTRO
IHSG Sesi I (27/1) Tergelincir ke Level 8.921, Saham Konglo Berguguran
Masuk Pemantauan Khusus, PADI dan KOCI Kompak ARB
BEI Kekang Dua Saham, Salah Satunya Terancam Terkunci Sepekan
Produk Furnitur dan Dekorasi RI Mengilap Di Toronto Market Week 2026





