Melambung 135 Persen, Pelayaran Nelly (NELY) Kuartal III-2023 Catat Laba Rp177,99 Miliar
EmitenNews.com - Pelayaran Nelly (NELY) per 30 September 2023 mencatat laba bersih Rp177,99 miliar. Meroket 135 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp75,53 miliar. Dengan demikian, laba per saham dasar melejit ke posisi Rp75,74 dari episode sama tahun sebelumnya Rp32,14.
Lonjakan laba itu didukung pendapatan Rp387,47 miliar, melesat 89 persen dari edisi sama tahun lalu Rp204,45 miliar. Beban pokok pendapatan Rp181,24 miliar, membengkak dari periode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp110,75 miliar. Laba kotor terakumulasi sebesar Rp206,22 miliar, surplus 120 persen dari fase sama tahun lalu senilai Rp93,7 miliar.
Beban usaha Rp20,65 miliar, bengkak dari Rp16,66 miliar. Penghasilan lainnya Rp1,47 miliar turun dari Rp1,95 miliar. Laba usaha Rp187,04 miliar, melambung dari Rp78,99 miliar. Penghasilan bunga Rp629 juta, susut dari Rp1,27 miliar. Beban bunga dan keuangan Rp2,99 miliar, bengkak dari Rp1,38 miliar. Beban pajar final Rp3,96 miliar, bengkak dari Rp2 miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan Rp180,71 miliar, melejit dari Rp76,88 miliar. Beban pajak Rp2,62 miliar, bengkak dari Rp1,3 miliar. Laba tahun berjalan Rp178,08 miliar, melambung dari episode sama tahun sebelumnya Rp75,57 miliar. Total penghasilan komprehensif tahun berjalan Rp177,9 miliar, meroket dari posisi sama tahun sebelumnya senilai Rp75,57 miliar.
Total ekuitas terkumpul Rp714,69 miliar, melesat dari edisi akhir sebelumnya senilai Rp583,79 miliar. Jumlah liabilitas terakumulasi sebesar Rp89,69 miliar, membengkak dari periode akhir tahun lalu Rp69,63 miliar. Jumlah aset Rp804,38 miliar, melambung dari periode akhir 2022 sebesar Rp653,42 miliar. (*)
Related News
Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen
Kinerja IOTF Solid, EBITDA Meningkat Dua Kali Lipat
Kuartal III 2025, Laba HEXA Terpangkas 12,36 Persen
Mumpung Drop, Pengendali IMPC Serok 51,88 Juta Lembar
Susul Dirut, Ibu Kandung CIO Danantara Cabut dari LPKR
Grup Sinarmas (SMAR) Mulai Tawarkan Surat Utang Rp1,2 TriliunĀ





