EmitenNews.com - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) hingga semester I-2022 membukukan laba bersih Rp614,6 miliar atau naik 120,8 persen dibandig periode sama tahun 2021 yang hanya sebesar Rp278,42 miliar.

 

Dalam laporan  keuangan semester I 2022 emiten investasi, perdagangan umum, keagenan dan perwakilan tersebut yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu(31/8) disebutkan, perolehan laba didorong pendapatan dari kontrak dengan pelanggan naik  46,5 persen menjad Rp469,73 miliar, yakni dari peningkatan pendapatan jasa korporasi sebesar 40,6 persen menjadi Rp204,28 miliar. Selain itu,  pendapatan jasa ritel naik 58,01 persen menjadi Rp207,85 miliar.

 

Disisi lain, setoran laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama naik 140,6 persen menjadi Rp491,07 miliar. Adapun entitas asosiasi itu antara lain, PT Indomarco Prismatama, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk(ROTI), dan  PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).

 

Meski beban penjualan bengkak 51,8 persen menjadi Rp249,03 miliar dan beban umum  serta  administrasi naik 23,7 persen menjadi Rp73,923 miliar, namun laba usaha tetap naik 112 persen menjadi Rp651,18 miliar.

 

Sementara itu, kewajiban menyusut 3,6 persen dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp6,578 triliun. Sedangkan ekuitas tumbuh 4,4 persen menjadi Rp11,73 triliun. Sehingga aset meningkat 1,45 persen menjadi Rp18,308 triliun.