Kinerja DYAN 2025 Tertekan Anjloknya Event Korporasi dan Pemerintah
:
0
ICE BSD City
EmitenNews.com - PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) membukukan pendapatan sebesar Rp1,21 triliun sepanjang 2025, turun 16,55% dibanding Rp1,45 triliun pada tahun sebelumnya.
Seiring penurunan pendapatan, laba tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk atau laba bersih mencapai Rp35,11 miliar, anjlok 63% dibanding tahun sebelumnya Rp95,92 miliar.
Perseroan juga mencatat laba per saham turun drastis dari Rp22,45 pada 2024 menjadi Rp8,22 per saham pada 2024.
Dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026), manajemen DYAN menyampaikan bahwa segmen event dan exhibition organizer masih menjadi tulang punggung bisnis perseroan, dengan kontribusi sebesar Rp977,6 miliar atau sekitar 80% dari total pendapatan.
Sementara itu, bisnis convention & exhibition hall menyumbang Rp152,9 miliar (12%), diikuti segmen hotel Rp55,8 miliar (5%), serta bisnis pendukung event sebesar Rp38,8 miliar (3%).
Dari sisi neraca, total aset DYAN tercatat sebesar Rp1,25 triliun hingga akhir 2025, naik 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Liabilitas juga meningkat tipis 0,6% menjadi Rp533,4 miliar.
Meski kinerja tetap positif, manajemen mengakui industri MICE sepanjang 2025 menghadapi tekanan, terutama akibat turunnya permintaan dari korporasi dan asosiasi, serta berkurangnya event pemerintah imbas kebijakan efisiensi anggaran.
Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaung, mengatakan perseroan terus mengadaptasi strategi bisnis agar tetap relevan di tengah tantangan tersebut.
Salah satu langkah yang diambil adalah memperkuat penyelenggaraan intellectual property (IP) event yang dinilai lebih berkelanjutan karena memiliki konsep dan nilai yang bisa dikembangkan dalam jangka panjang.
Di sisi lain, perseroan juga menekan biaya operasional. Sepanjang 2025, beban operasional (opex) tercatat Rp329,1 miliar, turun sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp344,8 miliar.
Related News
Investor Hong Kong Batal Akuisisi 86 Persen Saham Puri Sentul (KDTN)
IPO Andalan Artha (ANDA), Raih Dana Rp316,76M, Ini Peruntukannya
Akuisisi FFI, Ultrajaya (ULTJ) Siap Terbitkan 7,87 Miliar Saham Baru
MB Investment Tambah Porsi, Kini Kuasai 26,17% Saham ITSEC Asia (CYBR)
CBDK Kantongi Marketing Sales Rp448 Miliar, 85% Berasal dari Kaveling
Tambah Porsi, Sang Dirut Beli 73.400 Lembar Saham Transkon Jaya (TRJA)





