EmitenNews.com - Elang Mahkota alias Emtek (EMTK) boncos Rp335,85 miliar. Drop 109 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba Rp3,63 triliun. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar menjadi Rp5,50 per helai dari sebelumnya surplus Rp59,58.

Pendapatan bersih Rp5,81 triliun, mengalami lonjakan 47,46 persen dari posisi sama tahun lalu Rp3,94 triliun. Beban pokok pendapatan Rp4,33 triliun, mengalami pembengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp2,81 triliun. Laba kotor terkumpul Rp1,48 triliun, menanjak dari fase sama tahun lalu Rp1,13 triliun.

Beban penjualan Rp111 miliar, bengkak dari Rp63,58 miliar. Beban umum dan administrasi Rp879 miliar, bertambah dari Rp834,06 miliar. Laba penjualan aset tetap Rp2,47 miliar, naik dari Rp626 juta. Laba selisih kurs Rp126,29 miliar, susut dari Rp141,13 miliar. Beban operasi lain-lain Rp15,36 miliar, bengkak dari Rp9,22 miliar.

Laba usaha Rp608,93 miliar, melejit dari Rp362,98 miliar. Pendapatan keuangan Rp177,78 miliar, naik tipis dari Rp176,7 miliar. Rugi atas investasi Rp1,13 triliun, longsor dari laba Rp511,22 miliar. Pendapatan dividen Rp7,39 miliar, melesat dari Rp818 juta. Biaya keuangan Rp43,43 miliar, bengkak dari Rp29,17 miliar.

Rugi periode berjalan Rp364,53 miliar, longsor dari laba Rp3,73 triliun. Total ekuitas Rp52,59 triliun, susut dari Rp53,39 triliun. Jumlah liabilitas Rp7,35 triliun, susut dari akhir tahun lalu Rp7,37 triliun. Total aset Rp59,94 triliun, berkurang dari akhir 2025 senilai Rp60,77 triliun. (*)