Melesat 169 Persen, IPCC Tabulasi Laba Rp161,72 Miliar Sepanjang 2022
:
0
EmitenNews.com—Sepanjang tahun 2022, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mampu meraup pendapatan sebanyak Rp726,57 miliar atau naik 40,58% secara year on year (YoY) dari pencapaian di tahun sebelumnya sebesar Rp516,84 miliar. Raihan pendapatan tersebut dikontribusi dari peningkatan Pelayanan Jasa Terminal yang naik 40,35% YoY menjadi Rp671,07 miliar.
Sementara itu, Pelayanan Jasa Barang turut memberikan kontribusi positif dengan kenaikan sebanyak 18,06% YoY menjadi Rp38,43 miliar. Selain itu, kontribusi dari pendapatan Pelayanan Rupa-rupa Usaha dan Pengusahaan Tanah, Bangunan, Air, dan Listrik (TBAL) masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp8,81 miliar dan Rp8,25 miliar dengan kenaikan masing-masing 76,90% dan 614,99% secara YoY.
Dari sisi beban, IPCC mencatatkan adanya kenaikan. Beban Pokok Pendapatan mengalami kenaikan 19,19% (YoY) menjadi Rp379,73 miliar seiring dengan meningkatnya kegiatan di lapangan Terminal IPCC. Di sisi lain, Beban Umum dan Admisnistrasi serta Beban Keuangan IPCC mencatatkan kenaikan masing-masing 27,67% dan 7,61% secara YoY menjadi Rp88,90 miliar dan Rp58,60 miliar.
Dengan adanya kenaikan top line di atas yang diikuti dengan adanya kenaikan pada Pendapatan Operasi Lainnya sebesar 96,46% (YoY) dan Pendapatan Keuangan sebanyak 17,56% (YoY) dimana mampu meng-cover beban biaya tersebut sehingga IPCC mampu torehkan Raihan Laba Sebelum Pajak (Earnings Before Tax) yang naik 162,17% (YoY) menjadi Rp212,99 miliar.
Pada posisi bottom line, IPCC catatkan Laba Tahun Berjalan sebanyak Rp161,72 miliar atau mengalami peningkatan sebanyak 169,29% YoY. Pencapaian ini menjadi prestasi yang sangat dibanggakan bagi IPCC.
Related News
CLEO Operasikan 2 Pabrik Baru di Q4-2026, Jaga Pertumbuhan Dua Digit
Reshuffle! KKGI Rombak Direksi, Wimpi Salim Jadi Dirut Baru
Saldo Laba 2025 Menggunung, KKGI Kucurkan Dividen Tunai Rp20 per Saham
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!





