EmitenNews.com - Bakrie & Brothers (BNBR) sepanjang 2025 mencatat laba bersih Rp493,85 miliar. Menanjak 50,75 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp327,59 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar dan dilusian emiten di bawah bendera Grup Bakrie tersebut menjadi Rp2,85 dari sebelumnya Rp2,04. 

Pendapatan bersih Rp3,74 triliun, susut 3,36 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp3,87 triliun. Beban pokok pendapatan Rp2,99 triliun, mengalami penyusutan dari tahun sebelumnya Rp3 triliun. Laba kotor terkumpul Rp744,38 miliar, mengalami penciutan dari akhir tahun sebelumnya Rp869,47 miliar. 

Beban karyawan Rp245,23 miliar, turun dari Rp250,99 miliar. Beban umum dan administrasi Rp252,16 miliar, bengkak dari Rp202,71 miliar. Beban penjualan Rp130,13 miliar, menciut dari Rp132,9 miliar. Total beban usaha Rp627,52 miliar, bengkak dari Rp586,6 miliar. Laba usaha Rp116,86 miliar, turun dari Rp282,87 miliar. 

Laba bersih tahun berjalan Rp502,74 miliar, meroket 49,6 persen dari tahun sebelumnya Rp336,05 miliar. Total ekuitas Rp4,67 triliun, melonjak dari Rp3,91 triliun. Jumlah liabilitas Rp18,89 triliun, bengkak dari tahun sebelumnya Rp2,91 triliun. Total aset Rp23,56 triliun, meroket dari akhir 2024 senilai Rp6,83 triliun. (*)