EmitenNews.com -Kinerja PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) berbalik positif pada periode kuartal I 2023 (Q1 2023). GMTD meraih laba bersih Rp26,85 miliar di periode Q1 2023 setelah merugi Rp7,10 miliar pada Q1 2022. GMTD adalah emiten yang bergerak dalam bidang investasi dan pengembangan properti.

 

Berdasarkan Laporan Keuangan yang dikutip di situs BEI, Jumat (21/4), Pendapatan GMTD tercatat melesat 203,52%, dari Rp31,78 miliar pada Q1 2022 menjadi Rp96,46 miliar pada Q1 2023.

 

Sementara jumlah beban pokok pendapatan GMTD ternyata meningkat 197,01% dari semula Rp15,39 miliar pada Q1-2022 menjadi Rp45,71 miliar pada Q1-2023. Sehingga per Q1-2023, GMTD tercatat meraih laba bruto sebesar Rp50,74 miliar, meningkat dari Rp16,73 miliar pada Q1-2022.

 

Sedangkan laba usaha Q1-2023 sebesar Rp6,25 miliar. Jumlah ini melonjak drastis dibandingkan rugi usaha periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp402,92 miliar.

 

Selanjutnya, GMTD juga meraih laba bersih tahun berjalan untuk jangka waktu yang berakhir 31 Maret 2023, yakni sebesar Rp26,85 miliar. Pada periode yang berakhir 31 Maret 2022, perseroan mencatatkan rugi bersih tahun berjalan senilai Rp7,10 miliar.

 

Kemudian GMTD meraih laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan untuk pemilik entitas induk yang berakhir 31 Maret 2023, yakni sebesar Rp26,85 miliar. Pada periode sama tahun lalu, perseroan mencatatkan rugi komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan untuk pemilik entitas induk sebesar Rp7,10 miliar.

 

Per 31 Maret 2023, GMTD terpantau memiliki jumlah liabilitas yang naik menjadi Rp709,85 miliar, dari Rp594,50 miliar per 31 Desember 2022. Sedangkan, total ekuitas hingga 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp593,28 miliar, atau meningkat dibanding 31 Desember 2022 yang tercatat sebesar Rp566,43 miliar.