Melorot 63 Persen, Kuartal III 2024 Laba INDY Sisa USD34,4 Juta
Petugas dengan alat berat tengak beraksi di tengah area tambang Indika Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indika Energy (INDY) per 30 September 2024 membukukan laba bersih USD34,4 juta. Melorot 63 persen dari posisi sama tahun lalu USD93,83 juta. Dengan demikian, laba per saham dasar menukik menjadi USD0,0066 dari sebelumnya USD0,0180.
Pendapatan USD1,78 miliar, anjlok 22 persen dari episode sama tahun lalu USD2,29 miliar. Beban pokok kontrak dan penjualan USD1,51 miliar, berkurang dari fase sama tahun lalu USD1,85 miliar. Laba kotor terkumpul USD269,39 juta, mengalami penyusutan dari edisi sama tahun sebelumnya USD439,77 juta.
Bagian laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama USD14,44 juta, turun dari USD19,21 juta. Amortisasi aset tidak berwujud USD981,25 ribu, berkurang signifikan dari USD36,30 juta. Beban penjualan, umum, dan administrasi USD133,14 juta, berkurang dari USD193,46 juta.
Pendapatan investasi USD16,4 juta, turun dari USD14,85 juta. Beban keuangan USD71,75 juta, bengkak dari USD62,56 juta. Beban pajak final USD5,83 juta, naik dari USD5,17 juta. Kerugian penurunan nilai USD2,07 juta dari nihil. Lain-lain bersih USD8,77 juta, melesat dari USD5,57 juta.
Laba sebelum pajak tercatat sebesar USD95,21 juta, mengalami penyusutan dari edisi sama tahun lalu USD181,89 juta. Beban pajak USD42,88 juta, berkurang dari posisi sama tahun lalu USD62,21 juta. Laba bersih periode berjalan USD52,33 juta, mengalami penyusutan dari fase sama tahun lalu USD119,68 juta.
Total ekuitas terakumulasi USD1,37 miliar, turun dari akhir 2023 sebesar USD1,37 miliar. Jumlah liabilitas tercatat USD1,85 miliar, bengkak dari akhir tahun lalu senilai USD1,73 miliar. Total aset terkumpul USD3,22 miliar, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya USD3,11 miliar. (*)
Related News
Harga Turun, Presdir SULI Lepas 25,6 Juta Saham Senilai Rp2,83 Miliar
Saham Dicaplok 76,42 Persen, PTMR Siapkan Aksi Baru Bernilai Jumbo!
Makin Bengkak, Sepanjang 2025 JGLE Defisit Rp815 MiliarĀ
Perkuat Modal, NICE Tarik Pinjaman dari Bank UOB Rp100 Miliar
Tumbuh Minimalis, BRIS 2025 Tabulasi Laba Rp7,56 Triliun
Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah





