EmitenNews.com — Berawal dari sebuah kantor sederhana di Jakarta Selatan dengan jumlah karyawan yang sedikit, Gojek memulai mimpinya untuk merevolusi mobilitas perkotaan. Dalam waktu satu dekade, Gojek sekarang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di Indonesia dan Asia Tenggara. Co-Founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi merupakan figur kunci yang berperan penting dalam memimpin dan mengembangkan Gojek hingga menjadi layanan on-demand terdepan seperti sekarang. 

 

Di awal minggu ini, GoTo mengumumkan bahwa Kevin akan bertransisi dari jabatan eksekutifnya di Gojek untuk memperkuat jajaran komisaris GoTo. Sebagai anggota Dewan Komisaris GoTo nantinya dan pemegang Saham dengan Hak Suara Multipel (SDHSM) atau Multiple Voting Share (MVS), Kevin akan terus mendukung manajemen GoTo dalam mencapai visi dan misi Perusahaan. 

 

Kevin telah menjadi salah satu penggerak utama dan penggagas strategi bisnis Gojek hingga menjadi perusahaan terdepan di segmen on-demand dengan lebih dari 2,6 juta mitra driver dan lebih dari 1 juta merchant GoFood. Selama berdirinya Gojek, Kevin juga telah mengemban berbagai posisi kepemimpinan di divisi produk dan operasional, serta memelopori penggunaan data untuk pengambilan keputusan dan membangun penerapan teknologi di berbagai divisi. 

 

Salah satu kontribusi utama Kevin adalah membuat sistem pencocokan (matchmaking) dan alokasi mitra driver dengan tim engineering di tahun 2015, yang secara efektif meningkatkan kenyamanan pengguna aplikasi di ekosistem Gojek. Kevin juga memimpin peluncuran layanan GoCar di Indonesia, yang sekarang menjadi pemimpin pasar di Indonesia dan bertumbuh dengan pesat di Singapura dan Vietnam. 

 

Selama masa karirnya di Gojek, jabatan Kevin termasuk sebagai Co-CEO (2019-2021), CEO Gojek (2021-2022), dan Direktur GoTo (2022). Sebelum mendirikan Gojek bersama pendiri lainnya, Kevin bekerja sebagai Head of Business Intelligence di Zalora Indonesia (2012-2014), business development manager di Merah Putih Inc., sebuah perusahaan investasi di Indonesia (2011-2012) dan investment banking analyst di Salem Partners LLC di Amerika Serikat (2010).