Merdeka Gold Resources Gali Tambang Emas Pani, Segini Potensinya
:
0
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Dok. Merdeka Gold.
EmitenNews.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) memulai program diamond deep drilling sedalam 3.600 meter, di Tambang Emas Pani. Program eksplorasi anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, ini berpotensi meningkatkan sumber daya mineral yang kini mencapai sekitar 7 juta ounces emas.
Dalam penjelasannya Selasa (2/6/2026), Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke Abidin memaparkan melalui program pengeboran terbaru ini, Perseroan akan menguji potensi kelanjutan mineralisasi emas
Tambang Emas Pani yang berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo tersebut memiliki estimasi sumber daya mineral sebesar 291,5 juta ton dengan kadar emas rata-rata 0,75 gram per ton (g/t), setara sekitar 7 juta ounces emas. Basis sumber daya tersebut menjadi fondasi pengembangan operasi tambang emas berskala besar dan berumur panjang.
Estimasi sumber daya mineral tersebut berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektare bagian dari wilayah konsesi Perseroan seluas 14.670 hektare.
Eksplorasi sebelumnya menunjukkan indikasi adanya mineralisasi di luar batas program pengeboran sebelumnya. Program diamond drilling sedalam 3.600 meter ini dirancang untuk mengevaluasi potensi memperluas basis sumber daya yang telah ada.
Perseroan akan Menguji Potensi Kelanjutan Mineralisasi
Boyke Abidin memaparkan melalui program pengeboran terbaru ini, Perseroan akan menguji potensi kelanjutan mineralisasi emas pada area yang lebih dalam. Tahap awal program mencakup enam lubang bor, dengan satu unit rig yang telah beroperasi dan rig kedua dijadwalkan mulai beroperasi bulan depan.
Apabila hasil awal menunjukkan potensi positif, Perseroan berencana melanjutkan program pengeboran dengan skala yang lebih besar.
Dengan dimulainya produksi di Pani, Perseroan kini dalam posisi yang lebih strategis untuk melanjutkan pengujian potensi mineralisasi pada area yang lebih dalam melalui enam titik bor yang telah dirancang dengan matang. Program ini juga memiliki fleksibilitas untuk dikembangkan lebih lanjut apabila hasil pengeboran menunjukkan potensi yang positif.
Di Kolokoa, Perseroan telah menyelesaikan program pengeboran awal yang sebelumnya telah diumumkan, dengan 54 lubang bor sedalam total 11.701,6 meter. Dalam waktu enam bulan, dan dengan biaya sekitar USD2,4 juta, Perseroan telah menetapkan target eksplorasi di Kolokoa pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 g/t hingga 0,5 g/t, yang menunjukkan potensi tambahan sumber daya. Saat ini Perseroan tengah menyiapkan estimasi perdana sumber daya mineral yang ditargetkan diumumkan pada kuartal II 2026.
Related News
Bangun Museum Majapahit Rp145M, PTPP Ikut Lestarikan Warisan Budaya
Terus Kurangi Porsi, Sang Dirut Kini Hanya Kuasai 14,29% Saham PPRI
Ambil Alih 3 Entitas, Maybank (BNII) jadi Grup Keuangan Terintegrasi
Presdir Terjaring OTT KPK, Saham Summarecon Agung (SMRA) Tertekan
Bayar Utang, Putra Dato Tahir Jual 523 Juta Saham Bank Mayapada (MAYA)
Kolaborasi Chandra Asri-BMRI, Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi





