Merger dengan InJourney, Ini Respons Garuda Indonesia
NGASO - Armada Garuda Indonesia tengah parkir di sebuah Bandara tanah air. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Garuda Indonesia (GIAA) mendukung rencana merger dengan Aviasi Pariwisata Indonesia alias Injourney. InJourney merupakan holding BUMN sektor pariwisata, dan aviasi. Dan, rencana tersebut masih dalam proses diskusi.
”Langkah penjajakan aksi korporasi tersebut terus berlangsung secara intensif,” tegas Tumpal Manumpuk Hutapea, Pelaksana Harian Direktur Utama Garuda Indonesia.
Tumpal menambahkan, saat ini, perseroan tengah memproses penyusunan kajian, dan mengeksplorasi opsi-opsi yang ada. Progres penjajakan tersebut akan disampaikan lebih lanjut kalau ada perkembangan signifikan mengenai realiasi rencana tersebut.
Namun, secara garis besar, Garuda Indonesia mendukung rencana penggabungan ke InJourney. ”Perseroan memandang positif dan mendukung rencana penggabungan tersebut, tentu akan dilandasi kajian, asesmen prudent terhadap outlook bisnis perseroan,” imbuhnya.
Berbagai aspek substantif mengenai rencana penggabungan tersebut tengah dikaji secara saksama, berkelanjutan dengan Kementerian BUMN, dan pemangku kepentingan lain. Itu selaras dengan tujuan Kementerian BUMN dalam memperkuat ekosistem industri transportasi udara nasional menuju industri makin berdaya saing. (*)
Related News
Perkuat Modal Kerja dan Pangkas Utang, CASH Tebar 996 Juta Saham Baru
GIAA dan Embraer Bertemu Prabowo, Ini yang Dibahas
INET Resmi Tuntaskan Akuisisi Saham PADA Senilai Rp106,3 Miliar
NPGF Raih Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas untuk Modal Kerja
IMPC Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback 166 Juta Saham
Tambah Modal Anak Usaha, AMRT Gelontorkan Rp35 Miliar ke Lancar Wiguna





