Meroket 2.725 Persen, NSSS Kuartal I-2025 Raup Laba Rp162 Miliar
:
0
Sejumlah pekerja tengah memilah tanda buah segar sebelum digiling di pabrik. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Nusantara Sawit (NSSS) sepanjang kuartal I-2025 mencatat laba bersih Rp162,16 miliar. Meroket 2.725 persen dari episode sama tahun lalu sejumlah Rp5,74 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar melejit menjadi Rp6,81 dari sebelumnya Rp0,24.
Penjualan Rp476,41 miliar, melonjak 71 persen dari posisi sama tahun lalu Rp277,96 miliar. Beban pokok penjualan Rp229,71 miliar, bengkak dari episode sama 2024 sebesar Rp212,53 miliar. Laba kotor tercatat Rp246,7 miliar, melesat 277 persen dari fase sama tahun sebelumnya Rp65,43 miliar.
Kerugian atas perubahan nilai wajar aset biologis Rp2,36 miliar, bengkak dari untung Rp233,59 juta. Beban penjualan Rp1,37 miliar, susut dari Rp1,75 miliar. Beban umum dan administrasi Rp15,22 miliar, bengkak dari Rp11,92 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp1,7 miliar, bengkak dari Rp1,65 miliar.
Beban operasi lainnya Rp284,09 juta, bengkak dari Rp12,96 juta. Laba usaha Rp229,15 miliar, meningkat dari Rp53,64 miliar. Pendapatan keuangan Rp6,08 miliar, tumbuh dari Rp4,87 miliar. Pajak final atas pendapatan bunga Rp192,13 juta, bengkak dari Rp96,66 juta. Beban keuangan Rp41,17 miliar, turun dari Rp41,75 miliar.
Laba sebelum beban paj?k penghasilan badan Rp193,86 miliar, meroket dari Rp16,66 miliar. Total ekuitas Rp1,52 triliun, naik dari akhir 2024 senilai Rp1,36 triliun. Defisit Rp80,88 miliar, naik dari Rp80,49 miliar. Jumlah liabilitas Rp2,26 triliun, susut dari Rp2,36 triliun. Jumlah aset Rp3,78 triliun, surplus dari Rp3,72 triliun. (*)
Related News
BUKA Belum Tentukan Dirut Definitif, Tunjuk Eks Kapolri Jadi Komut
Nusantara Sawit (NSSS) Tebar Dividen Final Rp5/Saham, Ini Jadwalnya
Distribusi 15 Juli, Ini Jadwal Penting Dividen Samator Gas Rp35 Miliar
BTEK Incar Pasar Kakao Premium 2026 Usai Pendapatan Anjlok 88,6 Persen
BAJA Umumkan Rights Issue Rp450 Miliar, Sahamnya Terkerek!
GOTO Buyback, Antrean Exit Brutal Melebihi Daftar Tunggu Naik Haji





