EmitenNews.com - Clipan Finance Indonesia (CFIN) sepanjang 2022 meraih laba Rp310,72 miliar. Melambung 571 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp46,30 miliar. So, laba per saham dasar emiten kebanggaan Lo Kheng Hong itu menjadi Rp77,98 dari sebelumnya Rp11,62. 


Jumlah pendapatan Rp1,50 triliun, menanjak 2 persen dari episode sama 2021 sejumlah Rp1,47 triliun. Pendapatan terbesar dari pembiayaan konsumen Rp1,03 triliun dari Rp1,02 triliun. Sewa pembiayaan Rp24,24 miliar dari Rp16,95 miliar. Jual dan sewa balik Rp5,38 miliar dari sebelumnya nihil. Pendapatan lainnya Rp434 miliar dari Rp357 miliar. 


Total beban Rp1,10 triliun, turun dari Rp1,43 triliun. Beban bunga dan beban pembiayaan lainnya Rp166,18 miliar, turun dari Rp315,88 miliar. Kerugian penurunan nilai aset keuangan Rp323,80 miliar, turun dari Rp665,49 miliar. Beban lainnya turun menjadi Rp1,49 miliar dari Rp4,37 miliar. 


Laba sebelum pajak Rp399,50 miliar, melambung 906 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp39,69 miliar. Jumlah beban pajak bersih Rp88,77 miliar, membengkak 1.442 persen dari periode sama 2021 dengan manfaat pajak sejumlah Rp6,61 miliar. Itu terdiri dari beban pajak terkini Rp56,66 miliar, dan pajak tangguhan Rp32,11 miliar. 


Jumlah ekuitas Rp5,11 triliun, melejit dari episode sama 2021 sebesar Rp4,80 triliun. Total liabilitas Rp2,93 triliun, melesat dari periode sama 2021 sebesar Rp2,31 triliun. Jumlah aset menanjak menjadi Rp8,04 triliun dari posisi sama 2021 sebesar Rp7,12 triliun. (*)