Pendapatan Ciut, Laba FOLK Triwulan I 2026 Melonjak 621,57 Persen
:
0
Pengurus Multi Garam menilik dari dekat pergerakan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Multi Garam (FOLK) sepanjang triwulan pertama 2026 mencatat laba bersih Rp15,23 miliar. Melambung 621,57 persen dari periode sama tahun sebelumnya minus Rp2,92 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp3,74 dari sebelumnya tekor Rp0,74 per lembar.
Pendapatan bersih Rp4,09 miliar, menciut dari episode sama tahun lalu Rp5,43 miliar. Beban pokok pendapatan Rp2,05 miliar, susut dari posisi sama akhir tahun sebelumnya senilai Rp2,38 miliar. Laba kotor terkumpul Rp2,05 miliar, mengalami penyusutan dari periode sama 2025 sejumlah Rp3,05 miliar.
Beban penjualan dan pemasaran Rp1,07 miliar, berkurang dari Rp1,59 miliar. Beban umum dan administrasi Rp4,84 miliar, bertambah dari USD4,45 miliar. Penghasilan lain-lain Rp18,71 miliar, melangit 100.218 persen dari Rp18,65 juta. Laba usaha Rp14,85 miliar, meroket 598,32 persen dari minus Rp2,98 miliar.
Penghasilan keuangan Rp70,79 juta, anjlok dari sebelumnya Rp195,16 juta. Biaya keuangan Rp115,19 juta, susut dari Rp117,66 juta. Laba sebelum pajak penghasilan Rp14,8 miliar, melambung signifikan dari tekor Rp2,9 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp14,82 miliar, melejit dari boncos Rp2,9 miliar.
Total ekuitas terkumpul sebesar Rp137,79 miliar, melambung 108,39 persen dari akhir tahun sebelumnya Rp66,12 miliar. Jumlah liabilitas Rp9,7 miliar, mengalami penyusutan dari akhir 2025 senilai Rp10,08 miliar. Total aset tercatat Rp147,5 miliar, bertambah 93,56 persen dari akhir tahun lalu Rp76,2 miliar. (*)
Related News
Bisnis Kaesang Pangarep Susah Diharapkan, Utang PMMP Capai Rp2,8T
Bisnis Seirama Danantara, Kinerja BTN Lampaui Rata-rata Industri
Direksi AMMN Serok Saham Rp17 Miliar saat Harga Anjlok, Ada Apa?
Putri Pendiri Astra Joyce Soeryadjaya Mundur dari Saratoga (SRTG)
Porsi Saham Lo Kheng Hong di GJTL Terus Naik
Sinergi Grup Djarum, BACH Incar Revenue Rp3T & Ekspansi di 2030





