EmitenNews.com - PT Global Sukses Solusi Tbk. (RUNS) emiten perangkat lunak (software) & jasa TI mengalami penurunan kinerja pada semester I-2026. Pendapatan perseroan terkoreksi cukup dalam di tengah beban yang masih meningkat.

Berdasarkan laporan keuangan interim yang dirilis Jumat (14/8/2026), RUNS mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp8,47 miliar hingga 30 Juni 2026. Angka ini turun 28,34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp11,82 miliar. Kontribusi segmen berbasis proyek anjlok dari Rp7,14 miliar menjadi Rp3,66 miliar.

Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan ikut naik 14,81% menjadi Rp2,79 miliar dari sebelumnya Rp2,43 miliar. Akibatnya laba bruto RUNS tergerus 39,51% menjadi Rp5,68 miliar dari Rp9,39 miliar.

Beban operasional yang belum mampu ditekan membuat rugi sebelum pajak penghasilan melebar 332,14% menjadi Rp2,42 miliar, dari sebelumnya Rp560,00 juta.

Alhasil, rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk kian boncos 44,37% menjadi Rp2,31 miliar, dari rugi Rp1,60 miliar di semester I-2025.

Melihat sisi neraca, total aset RUNS tercatat naik 2,41% menjadi Rp85,12 miliar per 30 Juni 2026, dari Rp83,12 miliar per 31 Desember 2025.

Namun, liabilitas perseroan juga ikut meningkat 18,42% menjadi Rp28,74 miliar dari Rp24,27 miliar. Sementara ekuitas terkikis 4,18% menjadi Rp56,38 miliar dari Rp58,84 miliar.

Adapun, saham RUNS pada penutupan Jumat masih menguat tipis 1,61% ke level Rp63 per saham.