Mesin Baru, Produksi Kertas Coklat Alkindo (ALDO) Naik Jadi 220 Ribu Ton per Tahun
:
0
EmitenNews.com - PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) berhasil mengoperasikan mesin-mesin pengolahan kertas coklat daur ulang yang baru. Dengan demikian, mulai Februari ini Perusahaan yang mengolah sampah kertas menjadi profit ini sudah bisa menjual produk berbahan kertas coklat berbahan daur ulang (recycled brown paper) yang diproduksi oleh mesin-masin baru tersebut.
Mesin-mesin baru ALDO ini merupakan salah satu mesin pengolah terdepan dari sisi teknologi. Mesin yang tergolong canggih untuk ukuran pabrik medium di industri kertas coklat ini memiliki kecepatan kecepatan 650m per min, dilengkapi dengan kemampuan auto quality scanner, auto colour dispensing, dan auto splashing, sehingga lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar, lebih cepat dan akurat untuk pewarnaaan.
Perseroan berharap penjualan ALDO bisa tumbuh lebih dari dua kali lipat. Karena dengan beroperasinya mesin-mesin baru tersebut, kapasitas produksi kertas coklat berbahan daur ulang ALDO telah meningkat menjadi 220.000 ton per tahun, dari kapasitas produksi sebelumnya yang sekitar 80.000 ton per tahun.
“Untuk memasarkan pertambahan produk yang dihasilkan mesin-mesin baru tersebut, kami telah mempersiapkannya jauh hari, terutama dengan cara meningkatkan penjualan ke pelanggan-pelanggan ALDO yang sudah ada. Dalam hal ini, kami memanfaatkan kuatnya jalinan relasi ALDO dengan para pelanggan korporasi,” kata Direktur Utama ALDO H. Sutanto, Rabu (15/2/2023).
Mesin-mesin baru tersebut bisa beroperasi secara komersial setelah Perseroan menuntaskan proses commissioning pada bulan Januari. Commissioning adalah proses memastikan bahwa semua sistem dan komponen dari mesin baru tersebut sesuai dengan persyaratan operasional yang direncanakan.
Lebih jauh dijelaskan, bahwa keputusan pemasangan mesin-mesin baru tersebut juga didasarkan pada visi Perseroan, yang melihat bahwa prospek industri produk kertas berbahan daur ulang yang ke depannya akan semakin cerah. ALDO melihat, permintaan produk kertas berbahan daur ulang akan terus bertumbuh seiring peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan.
Related News
BSI (BRIS) Jadwal Dividen Rp1,51 Triliun, Cum Date 13 Mei 2026
Atasi Kendala Overcapacity, SMGR Pacu Ekspor dan Transformasi Bisnis
Saham Produsen GT Man (RICY) Top Loser, Direksi Jual Habis Kepemilikan
Usai Jual Aset Rp65M, Lancartama Sejati (TAMA) Ungkap Diakuisisi DBS
WSKT Catat Kontrak Baru Rp3,1 Triliun, Kebut Bandara Timor Leste
RATU Bagi Dividen Rp122,17 Miliar, 46 Persen Laba 2025





