EmitenNews.com - PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) membukukan laba bersih konsolidasi Rp138 miliar per Semester I 2026, naik 30% YoY, dengan pendapatan bersih Rp1,556 triliun atau naik 2% dibanding periode sama tahun lalu.

Presiden Direktur Hendrix Pramana mengatakan, pertumbuhan ditopang segmen Solusi Dokumen dan Solusi Teknologi Informasi.

"Penerapan operational excellence sebagai fondasi utama, yang didukung pengelolaan arus kas yang baik, percepatan digitalisasi proses bisnis, serta inovasi berkelanjutan, turut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan laba bersih konsolidasi," ujar Hendrix pada (29/7/2026).

Strategi di balik akselerasi digital tersebut dipaparkan Direktur ASGR Trivena Nalsalita dalam agenda Astra Media Day 2026, di Jakarta, Rabu (22/9/2026).

Menurut Trivena, AI di Astragraphia tidak hanya menjadi tren, tapi dikembangkan menjadi model bisnis.

"Astragraphia itu terus membuat studi terhadap AI, jadi AI itu tidak hanya menjadi trend atau hype saja, tapi kita juga harus mencari model bisnis dan menghasilkan sebuah bisnis yang memang mengarah ke AI," ujar Trivena.

Ia menyebut penerapan AI dilakukan di dua sisi yakni, internal proses dan embedded dengan portfolio.

"Pastinya AI kami juga menggunakannya di dua hal, di internal proses kami sendiri, maupun embedded dengan portfolio kami," katanya.

Di portfolio Solusi Dokumen, produk terbaru FUJIFILM Innovation sudah dibekali AI yang membuat workflow lebih baik dan mampu melakukan koreksi hasil printing. Selain itu ada software Signify yang memberikan fungsi AI untuk automation workflow dokumen.

Sementara di Solusi Teknologi Informasi, AI sudah masuk ke application development hingga cybersecurity.