EmitenNews.com - Manajemen PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) memastikan rencana PMHMETD II (Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II) masih dalam masa menunggu waktu yang tepat untuk mengeksekusinya. Kondisi pasar saat ini diyakini kurang mendukung rencana aksi korporasi tersebut.

"Perseroan masih dalam tahap penundaan dan akan terus memantau perkembangan pasar modal serta kondisi makro ekonomi. Jika kondisi pasar lebih kondusif dibandingkan dengan saat ini, maka Perseroan akan meneruskan kembali proses tersebut," ujar manajemen PYFA dalam keterbukaan informasi, Kamis (27/8/2026).

Manajemen menyatakan masih memiliki waktu sekitar dua belas bulan terhitung sejak RUPS terkait persetujuan PMHMETD II dilaksanakan, yakni tanggal 22 April 2026, sehingga Perseroan masih memiliki waktu sampai dengan tahun depan untuk melaksanakan kegiatan PMHMETD II.

Dalam informasi sebelumnya, manajemen Pyridam Farma (PYFA) menyatakan akan menggelar right issue 5,7 miliar saham bernilai nominal Rp100. Rencana penerbitan saham baru setara 33,65 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh tersebut telah mengantongi restu pemegang saham dalam RUPSLB pada 22 April 2026.

Selain itu, perseroan juga akan menawarkan waran maksimal 33,41 persen atau 3,75 miliar unit. Terkait penggunaaan dana, perseroan akan mengalokasikannya untuk untuk akuisisi, dan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dalam mendukung pengembangan usaha.