MESOP Tuntas, Pengelola RS Hermina (HEAL) Karungi Dana Taktis Rp103,59 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Medikaloka Hermina (HEAL) mengantongi dana taktis Rp103,59 miliar. Dana segar itu diperoleh dari penuntasan management and employee stock option program (MESOP). Di mana, MESOP tahap I, telah dilaksanakan hak opsi 222.975.000 helai alias 222,97 juta lembar.
Pelaksanaan hak opsi MESOP sebanyak itu, dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp464,6 per lembar. ”Periode pelaksanaan management and Employee Stock Option Program tahap I pada 17 Januari 2024 hingga 23 Januari 2024,” tegas dr Hasmoro, CEO pengelola RS Hermina tersebut.
Program itu, dilakukan berdasar ketentuan dalam surat edaran Bursa Efek Indonesia Nomor SE-00002/BEI/03-2020. Nah, dengan penuntasan transaksi itu, tidak ada lagi jumlah opsi yang belum dilaksanakan. Termasuk jumlah saham MESOP yang belum dilaksanakan, dan habis masa berlakunya menjadi nihil.
Periode 30 Oktober 2023 hinge 3 November 2023, perseroan telah menuntaskan MESOP sejumlah Rp31,23 miliar. Jumlah opsi MESOP tahap II tereksekusi 67.232.335 helai alias 67,23 juta. Itu dengan harga pelaksanaan senilai Rp464,6 per lembar.
Menyusul pelaksanaan opsi tersebut jumlah opsi yang belum dilaksanakan, dan masih berlaku tercatat 108.143.570 lembar saham alias 108,14 juta eksemplar. Ya, sebelumnya emiten pengelola Rumah Sakit Hermina itu, melanjutkan MESOP tahap II senilai Rp81,47 miliar.
Itu dengan menabur 175.375.905 helai alias 175,37 juta lembar. Periode pelaksanaan pada 30 Oktober 2023 hingga 3 November 2023. Artinya, waktu pelaksanaan konversi hanya berjarak 5 hari. Di mana, harga pelaksanaan ditetapkan pada Rp464,6 per eksemplar. MESOP II menyasar karyawan, dan manajemen perseroan. (*)
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





