EmitenNews.com - Michelin, pada Rabu (22/6/2022) mengumumkan membeli 51 persen saham Barito Pacific Group (BRPT) di perusahaan perkebunan karet Royal Lestari Utama (RLU). Dengan demikian produsen ban asal Prancis tersebut kini menjadi pemilik tunggal RLU, karena sebelumnya telah menguasai 49 persen saham.
RLU, yang didirikan 2015 lalu, merupakan perusahaan perkebunan karet berkelanjutan yang dibangun oleh Michelin dan Grup Barito milik konglomerat Prajogo Pangestu. Perusahaan memiliki kebun karet seluas 70 hektare di Jambi dan 18.000 hektare di Kalimantan Timur.
“Menjadi pemilik tunggal RLU berarti Michelin akan terus berinvestasi dalam proyek jangka panjang yang menggabungkan dimensi sosial, kepedulian lingkungan, dan kinerja ekonomi," kata Purchasing Director of the Michelin Group, Vincent Rousset-Rouvière, dalam siaran persnya.
Dengan pengambilalihan ini, Michelin kembali menegaskan keyakinan perusahaan pada nilai-nilai penting prinsip pengelolaan karet keberlanjutan dan visi jangka panjang yang dibutuhkan untuk mewujudkannya..
"Kami yakin kemampuan RLU di masa depan untuk mendukung transformasi sektor karet alam di Indonesia dan meningkatkan standar hidup masyarakat serta melestarikan hutan dan ekosistem”, imbuh Rousset-Rouvière.
Michelin telah menginvestasikan lebih dari satu miliar euro dalam beberapa investasi penting sejak 2015 di Indonesia. Bagi Michelin, produksi karet alam melalui RLU merupakan peluang jangka panjang yang signifikan untuk berkontribusi aktif memberdayakan dan mendorong sektor karet alam agar lebih berkelanjutan.
Selama hampir enam tahun diawali dengan berbagai pekerjaan persiapan, perusahaan berhasil menanam lebih dari 23.000 hektar pohon karet, dan melestarikan 39.000 hektar lahan untuk untuk mengembangkan kegiatan wanatani dan pertanian subsisten.
Proyek ini juga mencakup dimensi sosial, di mana aktivitas perusahaan telah meningkatkan standar hidup bagi 50.000 warga lokal, dengan menciptakan sekitar 4.000 pekerjaan, serta melatih petani untuk menanam pohon karet dan mendiversifikasi tanaman.
Related News
Laba Naik, Pendapatan 2025 Emiten Alkes (OMED) Tembus Rp2,06 Triliun
Investasi Perdana, Bos BRMS Timbun 1,35 Juta Saham Senilai Rp1,03M
MedcoEnergi Pastikan Bayar Obligasi Rp150 Miliar, Dana Sudah Disiapkan
Garuda Indonesia (GIAA) Masih Catat Rugi di Sepanjang 2025
Ditopang Grup AMRT Cs, Laba BLOG Melaju 29,1 Persen Meski EPS Tergerus
Melonjak 36 Persen, Laba Grup Djarum (SUPR) Sentuh Rp1,32 Triliun





