MIDI Cetak Revenue Rp11,24T, Laba Bersih Naik 24,45 Persen H1-2026
:
0
Kiri ke kanan: Finance Director MIDI Suantopo Po, Property & Development Director MIDI Liliek Setiabudi, Operational DDirector MIDI Heru Sarwono, dan Corporate Legal & Compliance Director MIDI, Afid Hermeily dalam seremoni Pubex, Kamis (4/6/2026). Foto: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) pengelola jaringan ritel Alfamidi milik Djoko Susanto itu catat kinerja baik di semester I 2026. Pendapatan neto (revenue) perseroan naik 8,39% menjadi Rp11,24 triliun dari Rp10,37 triliun di periode sama tahun lalu.
Laporan keuangan MIDI (belum diaudit) yang dirilis Senin (27/7) menunjukkan pertumbuhan penjualan ditopang ekspansi gerai dan kenaikan transaksi.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan MIDI ikut naik 7,89% menjadi Rp8,34 triliun dari Rp7,73 triliun.
Dampaknya laba bruto terdongkrak 10,27% menjadi Rp2,90 triliun dari sebelumnya Rp2,63 triliun.
Efisiensi juga terlihat di lini usaha. Laba usaha melesat 22,42% menjadi Rp623,36 miliar dari Rp509,18 miliar. Sementara laba sebelum pajak meroket 36,94% menjadi Rp606,33 miliar dari Rp442,78 miliar.
Di ujung, MIDI membukukan laba periode berjalan Rp485,97 miliar. Naik 24,45% dari Rp390,51 miliar di H1-2025.
Sejalan dengan itu, laba per saham dasar ikut naik 24,40% menjadi Rp14,53 dari Rp11,68 tahun sebelumnya.
Per 30 Juni 2026, total aset MIDI bertambah 1,64% menjadi Rp9,27 triliun dari Rp9,12 triliun di akhir 2025.
Total liabilitas juga naik 1,31% menjadi Rp4,64 triliun dari Rp4,58 triliun. Sementara ekuitas tumbuh 1,98% menjadi Rp4,63 triliun dari Rp4,54 triliun.
Menariknya, beriringan rilis laporan ini saham MIDI justru tertekan. Harga saham turun 2,13% atau 6 poin ke level Rp276.
Related News
KIJA Andalkan Bisnis Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang
Pacu Transformasi, PP Properti Rombak Susunan Direksi
MBSS Raih Kontrak Angkut 500.000 MT Material per Bulan Selama 5 Tahun
IHSG Siang (26/10) Tertekan, Asing Net Sell Rp1,14T di Saham Big Bank
BREN Rampungkan Retrofit PLPT Darajat, Target 1 GW Makin Dekat
Pengendali PART Borong 1,88 Juta Saham Jelang Aksi Korporasi Besar Ini





