Miliki Kapasitas Paling Kuat, Bank Sinarmas (BSIM) Sandang Rating Tertinggi
:
0
EmitenNews.com—Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) di 'A-(idn)' dan Peringkat Nasional Jangka Pendek di 'F1(idn)'. Outlook Peringkat Nasional Jangka Panjang adalah Stabil.
Peringkat Nasional Jangka Panjang 'A' menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang rendah relatif terhadap emiten atau obligasi lain di Indonesia.
Peringkat Nasional Jangka Pendek 'F1' menunjukkan kapasitas paling kuat untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen keuangan relatif terhadap emiten atau obligasi lain di negara yang sama. Di bawah skala Peringkat Nasional agensi, peringkat ini diberikan pada risiko gagal bayar terendah dibandingkan dengan yang lain di negara yang sama. Jika profil likuiditas sangat kuat, tanda "+' ditambahkan ke peringkat yang diberikan.
Peringkat yang Didukung Dukungan : Peringkat Bank Sinarmas mencerminkan ekspektasi Fitch bahwa dukungan luar biasa akan datang dari induk bank, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), jika diperlukan. SMMA adalah perusahaan induk non-operasional dari grup Sinar Mas yang berspesialisasi dalam layanan keuangan. Kami menilai bahwa profil kredit SMMA lebih kuat daripada profil standalone Bank Sinarmas berdasarkan Kriteria Peringkat Lembaga Keuangan Non-Bank kami, terutama karena kekuatan anak perusahaan asuransinya.
Bagian Integral dari Grup : Bank Sinarmas menyediakan layanan perbankan untuk induk langsungnya serta grup Sinar Mas yang lebih luas. Ini termasuk, namun tidak terbatas pada, pemasaran produk investasi dan asuransi afiliasinya, serta kerjasama pembiayaan dengan anak perusahaan SMMA lainnya, yang kami percaya akan tumbuh. Hal ini mendasari keyakinan kami bahwa bank merupakan bagian integral dari grup SMMA, yang mendorong kecenderungan dukungan induk.
Related News
Atasi Kendala Overcapacity, SMGR Pacu Ekspor dan Transformasi Bisnis
Saham Produsen GT Man (RICY) Top Loser, Direksi Jual Habis Kepemilikan
Usai Jual Aset Rp65M, Lancartama Sejati (TAMA) Ungkap Diakuisisi DBS
WSKT Catat Kontrak Baru Rp3,1 Triliun, Kebut Bandara Timor Leste
RATU Bagi Dividen Rp122,17 Miliar, 46 Persen Laba 2025
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M





