Miliki Profil Usaha Kuat, Fitch Tetapkan Usulan Notes Medco Energi (MEDC) Peringkat 'B+'
:
0
EmitenNews.com – Fitch Ratings telah menetapkan usulan senior notes perusahaan minyak milik juragan minyak dari Gorontalo yaitu Arifin Panigoro, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC; B+/Stable) yang diterbitkan oleh anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Medco Laurel Tree Pte. Ltd., peringkat 'B+' dan Peringkat Pemulihan 'RR4'.
Wesel, yang dijamin oleh Medco dan beberapa anak perusahaan utamanya, diperingkat pada tingkat yang sama dengan Emiten Default Rating (IDR) Medco, karena wesel tersebut merupakan kewajiban langsung, tidak subordinasi dan tanpa jaminan. Medco akan menggunakan dana tersebut untuk menyelesaikan akuisisi yang direncanakan atau untuk membiayai kembali beberapa uang kertas dolar AS yang ada yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 dan 2026.
Fitch terus memperlakukan setiap akuisisi/investasi potensial sebagai risiko peristiwa mengingat ketidakpastian yang terkait dengannya, dan akan menilai kembali dampaknya terhadap profil kredit Medco setelah akuisisi selesai. Medco memiliki catatan akuisisi kredit yang meningkatkan profil keuangan dan operasi jangka panjangnya.
Faktor peringkat Medco dalam skala yang lebih besar, posisi biaya rendah, metrik kredit yang memadai dan campuran pendapatan yang menguntungkan melalui kontrak harga tetap relatif terhadap sebagian besar produsen hulu minyak dan gas (O&G) kategori 'B'. Medco juga diuntungkan dari kemampuannya untuk menunda belanja modal mengingat proporsi cadangan yang dikembangkan tinggi.
Akuisisi Diperlakukan sebagai Risiko Peristiwa: Kasus pemeringkatan Fitch mengasumsikan bahwa wesel yang diusulkan Medco akan digunakan sepenuhnya untuk membiayai kembali sebagian dari wesel dolar AS tahun 2025 dan 2026. Akibatnya, Fitch tidak mengharapkan perubahan material pada leverage berbasis utang bruto Medco dari catatan yang diusulkan. Jika Medco menggunakan hasil obligasi untuk akuisisi, Fitch akan menilai dampak akuisisi, bersama dengan strategi pendanaan yang diusulkan.
Related News
RAJA Catat Laba Bersih Tumbuh 14 Persen, Diversifikasi jadi KunciĀ
Berkat Hauling Road, Pendapatan RMKE Tumbuh 2,4 Kali Lipat Kuartal I
BSDE Catat Prapenjualan Rp2,54T, Ditopang Permintaan Properti Hunian
RMKE Umumkan Rampung Buyback, Harga Saham Tertekan
Laba Emiten Alkes OMED Q1-2026 Melejit, Terdongkrak Belanja Pemerintah
LPIN Bagi Dividen Rp45 per Saham, Cek Jadwal Pentingnya Pekan Depan!





