EmitenNews.com - Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami koreksi tipis 0,28 poin atau 0,00% ke level 6.109,94.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 27,25 miliar saham dengan total nilai Rp 11,70 triliun. Investor asing mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp 355,62 miliar di seluruh pasar.
Perkembangan pergerakan IHSG masih terlihat bergerak secara stagnan dengan potensi pelemahan yang lebih besar daripada keinginan naiknya, hingga saat ini rentang konsolidasi belum akan ditinggalkan oleh IHSG, kata William Surya Wijaya CEO IBS dalam riset hariannya, Jumat (17/9/2021).
Masih minimnya sentimen serta belum adanya capital inflow yang masuk ke pasar modal secara signifikan masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, sehingga momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh para investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi.
Adapun saham-saham yang masih bisa diperhatikan oleh para investor pada akhir pekan ini adalah Astra International (ASII), Gudang Garam (GGRM), Jasa Marga (JSMR), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Mayora Indah (MYOR), AKR Corporindo (AKRA) dan Bank BCA (BBCA).
Related News
Efek IJEPA: Kuota Bebas Bea Nanas Naik, Saham Agro Siap Mejit
IHSG Meluncur Naik 1 Persen ke Level 6.458, Saham Emas Kompak Ngegas!
Mobil Listrik Bermasalah, Kemendag Panggil BYD Indonesia
Transformasi SDM Topang Kinerja, BTN Borong Empat Penghargaan ini
88 Persen Geotermal Mangkrak, Pemerintah Evaluasi Izin
IHSG Cooling Down, Analis Masih Lihat Peluang Rebound





