Minyak Meledak, Sektor ini Paling Diuntungkan
:
0
Indeks harga saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 1,01 persen menjadi 6.686. IHSG bergerak di teritori positif sepanjang perdagangan terutama didukung penguatan beberapa saham dengan kapitalisasi pasar besar. Pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik erupsi Anak Krakatau, menjadi sentimen positif.
Selain itu, data cadangan devisa Agustus 2026 mengalami kenaikan ikut memperkuat konfidensi pasar. Investor akan mencermati data indeks keyakinan konsumen diperkirakan sedikit naik menjadi 117 edisi Agustus 2026 dari periode Juli 2026 di kisaran 116.8. Sementara itu, IHSG kembali ditutup di atas level MA5 dengan volume beli cenderung meningkat.
So, diperkirakan IHSG akan menguji level 6.700-6.750. Namun, perlu diwaspadai potensi terjadi pullback akibat profit taking tersebab kenaikan harga minyak. Penguatan harga minyak Brent mendekati level USD100 per barel membuat defisit APBN 2026 kembali berpotensi melebar karena jauh di atas asumsi harga minyak USD70 per barel.
Selain itu, jika harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama, berpotensi akan mendorong tekanan inflasi domestik. Sektor berpotensi paling terkena dampak negatif adalah transportasi, logistik, manufaktur, dan barang konsumsi. Sebaliknya sektor energi (migas dan penunjangnya), dan komoditas terkait energi diperkirakan akan paling diuntungkan.
Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk menyerap sejumlah saham unggulan berikut. Yaitu, Sarana Menara (TOWR), Amman Mineral (AMMN), Merdeka Copper Gold (MDKA), Merdeka Battery (MBMA), Wahana Interfood Nusantara (COCO), dan Indika Energy (INDY). (*)
Related News
Potensi Transaksi Rp3,49 T, JISTE 2026 Angin Segar Emiten Perikanan
Konflik AS-Iran Memanas, IHSG Cenderung Menguat
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Bisa Breakout Level 6.700?
IHSG Melesat ke 6.686, Ini 3 Saham Pencetak Transaksi Tertinggi
Outlook Stabil, Pefindo Pertahankan Peringkat Tertinggi BTN idAAA
Ditopang Nyaris Semua Sektor, IHSG Sesi I (8/9) Melaju 0,84% ke 6.674





