EmitenNews.com - PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) mengemas rugi periode berjalan Rp158,70 miliar di semester I 2026. Berbalik rugi dari periode sama sebelumnya dengan mencetak laba Rp29,08 miliar.

Pendapatan turun 2,50% menjadi Rp1,95 triliun dibanding tahun lalu Rp2,00 triliun. Penurunan itu disertai bengkaknya beban pokok pendapatan hingga 10,84% dari Rp1,66 triliun menjadi Rp1,84 triliun.

Alhasil, laba kotor yang dibukukan turun jadi Rp110,14 miliar dari Rp341,22 miliar. Di saat yang sama tekanan biaya beban penjualan, hingga beban kuangan relatif tidak berubah bahkan beberapa naik.

Karena itu, rugi sebelum pajak di semester I 2026 mencapai Rp182,53 miliar. Berbalik dibanding tahun lalu yang cetak laba Rp38,87 miliar.

Dari sisi neraca, total aset MLIA juga tercatat menurun 0,41%. Jumlahnya turun menjadi Rp7,33 triliun dari Rp7,36 triliun. Liabilitas naik 6,63% jadi Rp2,09 triliun dari Rp1,96 triliun, dan ekuitas turun 2,97% menjadi Rp5,23 triliun dari Rp5,39 triliun.

Pada perdagangan intraday Rabu (5/8), saham MLIA stagnan di level Rp232. Dan secara year to date, saham MLIA merosot 31,76% atau turun 108 poin.