MMIX Bidik Target Penjualan Rp388 Miliar, Kebut Pabrik Baby Diapers
:
0
Potret Manajemen PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX). Foto: EmitenNews/Rifki.
EmitenNews.com - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menargetkan penjualan di tahun 2026 mencapai Rp388 miliar. Target itu ditetapkan seiring perusahaan melihat peluang industri popok bayi nasional yang diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 11,6 persen selama periode 2025 hingga 2032.
Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek menyampaikan, guna menjangkau potensi pertumbuhan tersebut, perusahaan tengah membangun pabrik Baby Diapers.
“Harapan kami, pabrik Baby Diapers ini dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan, menjaga kualitas produk, keterjaminan supply-chain, mengurangi ketergantungan impor dan resiko nilai tukar mata uang sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri,” ujar Mengky dalam public expose, Jumat (26/6).
Bersamaan dengan itu, MMIX juga mengatakan telah meneken kerja sama dengan PT SAI Indonesia. Menurut Mengky, kerja sama tersebut diproyeksikan dapat memperluas bisnis ke pasar tradisional dan sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).
Atas kerja sama tersebut, MMIX membidik pembukaan 300 ribu toko baru di pasar tradisional.
"Baru dua minggu lalu menandatangani kerja sama dengan PT SAI Indonesia. Hal inilah yang kita harapkan bisa menambah pertumbuhan sampai 90 persen dari sales," ujar Mengky.
Sementara dari sisi kinerja keuangan, sepanjang kuartal I 2026, MMIX berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp50,1 miliar atau tumbuh 2,6 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp48,8 miliar.
Sejalan dengan tumbuhnya pendapatan, MMIX juga mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 20,6 persen menjadi Rp1,5 miliar di tahun 2026.
Related News
Respons GOTO Usai Ditendang dari MSCI Global Standard Index
Harga Meroket 300 Persen, Emiten Grup Bakrie Kena Gembok Lagi!
4 Saham Masuk Radar Merah BEI, Ada Milik Konglo Sri Tahir!
Berstatus HSC, BAJA Toreh Laba Melonjak 229 Persen
Songsong Right Issue, Andry Hakim Boyong Jutaan Saham CBRE
Hajatan BRNA, Rights Issue Rp372 Miliar dan Terbitkan Waran Seri I





