MSCI Masih Belum Perbolehkan Emiten Bursa IDX Masuk Indeks Lagi
:
0
Ilustrasi MSCI dan IDX. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - MSCI Inc. memastikan tetap mempertahankan kebijakan khusus (freeze) terhadap pasar saham Indonesia dalam MSCI August 2026 Index Review. Akibatnya, tidak akan ada penambahan emiten Indonesia dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).
Dalam pengumuman yang terbit 7 Juli 2026, MSCI menyatakan seluruh kebijakan yang sebelumnya diterapkan terhadap pasar saham Indonesia "akan tetap diberlakukan pasca 2026 Market Classification Review".
Beberapa kebijakan yang dibekukan antara lain kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak memasukkan saham baru ke MSCI IMI, serta tidak ada promosi antarsegmen indeks termasuk dari MSCI Small Cap ke MSCI Standard.
"MSCI akan tetap menghapus saham-saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia sebagai bagian dari kerangka High Shareholding Concentration," tulis MSCI dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
MSCI juga akan terus menggunakan "data pengungkapan saham 1%" untuk menyesuaikan estimasi free float dalam tinjauan terbaru ini.
Keputusan ini muncul setelah MSCI dalam 2026 Global Market Accessibility Review 18 Juni 2026 menilai kualitas informasi dan transparansi pasar Indonesia memburuk. MSCI menurunkan penilaian indikator information flow dari positif menjadi negatif.
Meski begitu, MSCI mempertahankan status pasar saham Indonesia di kategori emerging markets. MSCI menambahkan akan kembali memberikan pembaruan mengenai perlakuan terhadap pasar Indonesia sebelum pelaksanaan MSCI November 2026 Index Review. ***
Related News
RI-UE Bebaskan Tarif 98% Pos Dagang, Emiten Sektor ini Siap Panen
RI Kejar Target EBT 21%, Jerman Kucurkan 2,3 Miliar Euro
PDB Halal Rp5.000 T, RI Kalah Agresif dari Malaysia
IHSG Loyo 0,37 Persen, PICO Justru Pimpin Top Gainers, Simak!
IHSG Berbalik Merah, BUMI Rajai Transaksi Meski Harga Turun
IHSG Koreksi 0,69 Persen ke 6.480 di Sesi Siang, Sektor Kesehatan Drop





