MTEL Mulai Eksekusi Buyback Rp2,97 Triliun
:
0
Pengurus MTEL kala menjelaskan sejumlah capaian sepanjang 2025. Foto - Dok Emitennews
EmitenNews.com - Mitratel (MTEL) menyiapkan anggaran Rp2,97 triliun. Dana taktis tersebut diplot untuk pembelian kembali saham alias buyback. Setidaknya, saham akan dibuyback maksimal 5,78 miliar lembar setara dengan 6,93 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.
Berdasar skenario, buyback dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp515 per lembar. Rencana itu, telah mendapat restu dari para investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 30 Juni 2026. Nah, buyback saham bagi para investor yang tidak menyetujui penggabungan usaha.
Tepatnya, merger antara Persada Sokka Tama dan Ultra Mandiri Telekomunikasi. Dan, para investor yang berhak dalam buyback harus tercatat sebagai pemegang saham alias recording date pada 5 Juni 2026. Hadir dalam rapat umum pemegang saham luar biasa belum lama ini.
Tentu saja, secara sah menyatakan tidak menyetujui pelaksanaan penggabungan usaha dalam rapat akbar, dan mengisi formulir pernyataan menjual saham. Pemegang saham yang berhak diberi kesempatan untuk menjual saham kepada MTEL.
MTEL mendapuk Mandiri Sekuritas untuk membidani aksi tersebut. Dengan demikian, rangkaian buyback tersebut sebagai berikut. Recording date pada 5 Juni 2026. Periode penyampaian formulir menjual saham pada 3-10 Juli 2026. Penyelesaian pembayaran kepada pemegang saham yang berhak pada 17 Juli 2026. (*)
Related News
BIPP Private Placement 502,86 Juta Lembar, Simak Tujuannya
BBCA Guyur Dividen Interim Rp3,07 Triliun, Cum Date 28 Agustus
Hadapi Gejolak Pasar, CBDK Buyback Rp250 Miliar
Entitas HOPE Raih Kontrak USD14 Juta, Kinerja 2026 Seperti Apa?
Tepati Janji Lagi! BBCA Tebar Dividen Interim Kedua Rp25 per Saham
Ganti Trinita, Anwar Cipto Perkuat Direksi Maskapai Reasuransi (MREI)





