Naik 23 Persen, Emiten Lippo Group (LPPF) 2024 Raup Laba Rp827 Miliar
:
0
Suasana salah satu gerai besutan Matahari Department Store. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Matahari Department Store (LPPF) sepanjang 2024 mencatat laba bersih Rp827,65 miliar. Mengalami peningkatan 22,54 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp675,36 miliar. Dengan begitu, laba per saham dasar dan dilusian emiten Lippo Group itu, menjadi Rp366 dari sebelumnya Rp298.
Pendapatan bersih Rp6,39 triliun, susut 2,14 persen dari posisi sama 2023 sebesar Rp6,53 triliun. Itu terdiri dari penjualan eceran Rp3,65 triliun, turun dari Rp3,72 triliun. Penjualan konsinyasi Rp2,73 triliun, susut dari Rp2,79 triliun. Pendapatan jasa Rp10,37 miliar, terkoreksi dari Rp11,29 miliar.
Beban pokok pendapatan Rp2,13 triliun, turun dari Rp2,22 triliun. Laba kotor terkumpul Rp4,26 triliun, berkurang dari Rp4,31 triliun. Beban usaha Rp2,97 triliun, menukik dari Rp3,1 triliun. Kerugian lainnya Rp20,03 miliar, terpangkas dari Rp28,37 miliar. Total beban usaha Rp2,99 triliun, berkurang dari Rp3,13 triliun.
Laba operasi Rp1,27 triliun, menanjak dari Rp1,17 triliun. Penghasilan keuangan Rp6,76 miliar, melejit dari Rp5,7 miliar. Beban keuangan Rp269,62 miliar, susut dari Rp350,94 miliar. Beban keuangan bersih Rp262,86 miliar, susut dari Rp345,24 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp1,01 triliun, melesat dari Rp830,58 miliar.
Laba tahun berjalan Rp827,65 miliar, melonjak dari akhir tahun sebelumnya Rp675,36 miliar. Jumlah ekuitas Rp325,78 miliar, melambung 960 persen dari Rp30,73 miliar. Total liabilitas Rp4,81 triliun, susut dari Rp5,84 triliun. Jumlah aset Rp5,14 triliun, berkurang dari akhir 2023 sebesar Rp5,88 triliun. (*)
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





