Naik Ratusan Persen, Saham Ini Terancam Gembok Panjang
ASPI pada saat pencatatan saham perdana.
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk. (ASPI) mulai sesi I perdagangan hari ini, Senin (15/7/2025).
Keputusan suspensi kedua ini diambil menyusul terjadinya lonjakan harga kumulatif pada saham ASPI yang dianggap tak wajar di pasar. ASPI sebelumnya terkena suspensi pertama pada (21/6/2025).
ASPI pada Senin (14/7) tersuspensi di harga Rp306. Ia mengalami kenaikan sebesar 45,7% seminggu terakhir sejak harga Rp210 dan 128,3% dalam kurun sebulan terakhir dari harga sebelumnya Rp134.
“Suspensi saham ASPI dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” ujar Danny Yuskar Wibowo, Pelaksana Harian Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterangan resmi.
BEI menegaskan bahwa penghentian sementara ini ditujukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi Investor dan dalam kasus serupa, suspensi kedua ini bisa berlaku hingga satu minggu atau bahkan lebih.
BEI mengimbau pelaku pasar guna mencermati kembali informasi publik yang tersedia, termasuk fundamental dan prospek bisnis ASPI.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





