EmitenNews.com - PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) mengumumkan rencana pelaksanaan rights issue dengan penawaran umum terbatas. Saham baru yang diterbitkan sebanyak-banyaknya 2,15 miliar saham atau setara dengan 100 persen modal ditempatkan dan disetor perseroan, dengan nilai nominal sebesar Rp10 per saham.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Kamis (7/5/2026), dengan jumlah hak suara yang hadir sebanyak 1,12 miliar saham atau setara dengan 52,23 persen dari jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan perseroan yaitu sejumlah 2,15 miliar saham.

Menyetujui rencana Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) kepada para pemegang saham Perseroan melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas, dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.157.000.000 lembar saham atau setara dengan 100% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan," demikian bunyi ringkasan hasil RUPS yang disampaikan NINE melalui keterbukaan informasi, Jumat (8/5/2026).

Selain itu, NINE juga menetapkan jajaran manajemen teranyar untuk periode hingga tahun 2030. Adapun susunannya yaitu sebagai berikut; Teo Bee Cheng menjabat sebagai Direktur Utama, lalu untuk posisi Direktur diisi oleh Irwan Dharma Kusuma, Boas P Panjaitan, dan Koh Hui Ling.

Sementara untuk jajaran Komisaris, Poh Kay Ping sebagai Komisaris Utama, Noprian Fadli sebagai Komisaris, dan Venantius Agung Passinoraga sebagai Komisaris Independen.

Pada perdagangan intraday Jumat (8/5/2026), saham NINE terpantau melemah 9,66 persen atau turun 14 poin ke level Rp131.