EmitenNews.com - PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO hingga akhir Desember 2025. Dari total dana bersih IPO yang dikantongi Perseroan, sebagian besar telah dialirkan ke anak usaha, sementara sisanya masih disimpan di perbankan.

Direktur NSSS Miniwati Kasmita dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin, 12 Januari 2025 menyampaikan, Perseroan memperoleh pernyataan efektif IPO pada 28 Februari 2022 dengan perolehan dana bersih sebesar Rp430,5 miliar. Dana tersebut mayoritas direalisasikan untuk mendukung ekspansi bisnis anak usaha.

NSSS mengucurkan Rp182,5 miliar kepada PT Borneo Sawit Perdana untuk belanja modal, termasuk pembangunan pabrik kelapa sawit, terminal khusus, serta pembelian pupuk dan bahan kimia pertanian.

Selain itu, PT Bina Sarana Sawit Utama memperoleh alokasi Rp61,1 miliar guna melanjutkan proses pembebasan lahan dan pembiayaan pembibitan tanaman kelapa sawit. Sementara PT Prasetya Mitra Muda menerima dana sebesar Rp45,63 miliar untuk kebutuhan modal kerja, terutama pembelian pupuk dan agrochemical.

Secara keseluruhan, realisasi penggunaan dana IPO NSSS hingga akhir Desember 2025 adalah sebesar Rp289,2 miliar. Masih ada sisa dana belum digunakan sebesar Rp141,2 miliar yang ditempatkan dalam bentuk giro dan simpanan di Bank Mandiri dan Bank Panin.