Nyaris Stagnan, Laba Bersih Metrodata (MTDL) Paruh Pertama 2023 Tercatat Rp272 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Metrodata Electronics (MTDL) paruh pertama 2023 meraup laba bersih Rp272,21 miliar. Naik tipis 0,34 persen dari torehan episode sama tahun lalu senilai Rp271,28 miliar. Alhasil, laba per saham dasar terpaku alias tidak bergerak dari posisi Rp22 per eksemplar.
Pendapatan bersih Rp9,34 triliun, turun tipis 3,9 persen dari edisi sama tahun lalu sejumlah Rp9,72 triliun. Beban pokok penjualan Rp8,55 triliun, susut dari periode sama tahun lalu Rp8,91 triliun. Laba kotor merosot 2 persen dari posisi sama tahun lalu sejumlah Rp807,46 miliar.
Beban penjualan, umum, dan administrasi Rp335,56 miliar, bengkak dari Rp314,99 miliar. Biaya keuangan Rp9,11 miliar, bengkak dari Rp6,42 miliar. Penghasilan keuangan Rp15,90 miliar, menanjak dari Rp8,02 miliar. Bagian atas hasil bersih entitas asosiasi Rp13,14 miliar, melambung dari posisi sama tahun lalu Rp5,78 miliar.
Keuntungan kurs mata uang asing Rp2,32 miliar, naik tipis dari periode sama tahun lalu Rp2,17 miliar. Lain-lain bersih Rp4,98 miliar melesat dari edisi sama tahun lalu Rp2,07 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp482,50 miliar, susut dari Rp504,11 miliar. Beban pajak penghasil Rp104,27 miliar, turun dari Rp123,72 miliar.
Laba tahun berjalan Rp378,22 miliar, turun tipis dari edisi sama tahun lalu Rp380,38 miliar. Jumlah ekuitas Rp4,61 triliun, naik dari akhir tahun lalu Rp4,41 triliun. Jumlah liabilitas Rp4,57 triliun, menanjak dari posisi akhir 2022 senilai Rp4,16 triliun. Dan, total aset Rp9,19 triliun, melambung dari akhir 2022 sebesar Rp8,58 triliun. (*)
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





