EmitenNews.com - Mora Telematika Indonesia alias Moratelindo (MORA) sepanjang 2022 mencatat laba bersih Rp579,50 miliar. Beringsut 0,1 persen dari periode sama 2021 sejumlah Rp578,92 miliar. Laba per saham dasar menjadi Rp26 dari Rp119. 


Pendapatan Rp4,64 triliun, naik tipis 11 persen daripada episode sama 2021 sebesar Rp4,18 triliun. Beban langsung Rp1,89 triliun, bengkak 15 persen dari periode sama 2021 senilai Rp1,64 triliun. Laba kotor Rp2,75 triliun, melejit 8,6 persen dari posisi sama 2021 sejumlah Rp2,53 triliun.


Beban usaha Rp1,19 triliun, bengkak 20 persen dari fase sama 2021 sejumlah Rp993 miliar. Laba usaha Rp1,56 triliun, naik tipis 1,2 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp1,54 triliun. Penghasilan bunga Rp15,57 miliar dari Rp14,96 miliar. Rugi pelepasan, dan penjualan aset tetap Rp57 juta dari Rp249 juta. Rugi selisih kurs Rp18,79 miliar dari sebelumnya untung Rp4,38 miliar.


Beban bunga dan keuangan Rp749,80 miliar, turun dari Rp774,09 miliar. Lain-lain bersih Rp62 miliar dari Rp12 miliar. Beban lain-lain bersih Rp690,93 miliar, bengkak dari Rp742,41 miliar. Laba sebelum pajak final, dan pajak penghasilan Rp875,24 miliar bengkak dari Rp801,57 miliar. 


Beban pajak final Rp8,34 miliar, turun dari Rp12,80 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp866,89 miliar, naik dari Rp788,77 miliar. Beban pajak bersih Rp194 miliar, melambung dari Rp117 miliar. Laba tahun berjalan Rp672,89 miliar naik minimalist dari periode sama 2021 sebesar Rp671,37 miliar.


Jumlah ekuitas Rp6,23 triliun, surplus dari posisi akhir 2021 sejumlah Rp4,55 triliun. Total liabilitas Rp8,68 miliar turun dari periode akhir 2021 sejumlah Rp10 triliun. Jumlah aset Rp14,91 triliun naik tipis dari posisi akhir 2021 sebesar Rp14,56 triliun. (*)