EmitenNews.com -Selama enam bulan pertama tahun ini, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatatkan laba bersih Rp69,36 miliar atau ambles 88,75 persen (y-o-y). Perolehan laba ini pun disebabkan oleh langkah perseroan yang mengatribusikan rugi periode berjalan kepada kepentingan non-pengendali sebesar Rp108,5 miliar.

 

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, Rabu (2/8), jumlah pendapatan SCMA di Semester I-2023 tercatat Rp3,03 triliun atau mengalami penurunan 4,11 persen dibanding capaian di Semester I-2022 yang sebesar Rp3,16 triliun.

 

Sementara itu, laba usaha di paruh pertama tahun ini tercatat senilai Rp59,59 miliar atau terjerembab 92,42 persen (y-o-y). Anjloknya laba usaha ini terutama disebabkan oleh lonjakan beban program dan siaran di Semester I-2023 yang sebesar 24,69 persen (y-o-y) menjadi Rp2,02 triliun.

 

Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023 tercatat senilai Rp88 miliar atau menukik 88 persen dibanding periode yang sama di 2022 sebesar Rp778,43 miliar.

 

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di Semester I-2023 yang sebesar Rp123,49 miliar, maka SCMA menderita rugi periode berjalan sebesar Rp35,49 miliar. Padahal di Semester I-2022, perseroan masih mampu membukukan laba periode berjalan senilai Rp565,72 miliar.