OJK Telisik Transaksi Saham Emiten Milik Prajogo Pangestu (BREN), Ini Sebabnya
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan tengah melakukan penelaahan transaksi saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN), untuk memastikan lonjakan harga secara signifikan dalam dua bulan belakangan merupakan tranksaksi wajar, teratur dan efisien.
Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, dan Pemeriksaan Khusus Otoritas Jasa Keuangan, Djustini Septiana mengakui tengah melakukan telaah terhadap transaksi saham BREN.
“Sekarang kami tengah meriview dia (Red - BREN). Nanti kalau ada hasil yang pasti akan kami umumkan,“ kata Djustini usai acara HUT Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) ke 35 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/12).
Ia menambahkan, OJK tidak hanya melakukan pemeriksaan tehadap BREN semata, tapi juga terhadap transaksi saham-saham yang tengah hangat menjadi pembicaraan publik.
“Ingat ya, bukan hanya BREN yang kami riview, tapi juga saham-saham yang sedang menjadi trending topic,” jelas dia.
Sebelumnya, Mantan Direktur Utama Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein mengakui, nama Prajogo Pangestu telah memikat pelaku pasar modal, karena hampir 16 persen kapitalisasi pasar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini atau sekitar Rp 11.506 triliun berada di bawah kendali Prajogo Pengestu.
“Nilai kapitalisasi 5 emiten di bawah kendali Prajogo Pangestu mendekati Rp 1.800 triliun. Kalau jumlah itu dikeluarkan, balon BEI bisa oleng bagai pesawat terbang di hampa udara,” tutur dia dalam media sosialnya.
Lebih jauh dia mencontohkan CUAN, yang tercatat pada papan perdagangan BEI belum setahun harga sahamnya sudah naik lebih dari 49 x lipat.
Tapi jika menggunakan indikator PER-nya 520 x, PBV 74 x.
Related News
Pasok Energi, PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit
Sesuai Target, PANI Sepanjang 2025 Catat Marketing Sales Rp4,3 Triliun
Bidik Pasar Timur Tengah, Indospring (INDS) Perluas Ekspansi Ekspor
Anggaran Kesehatan Naik, OMED Siap Gas Pertumbuhan 10–15 Persen
Baru Beli Langsung Jual, Samuel Lepas Saham BKSL Senilai Rp103,5M!
SOFA Banting Setir Usaha Waste-to-Energy, Bentuk PT Ananta Energi Asia





