Optimis Penjualan Naik 26 Persen di 2021, Bos Satyamitra Kemas (SMKL) Sebut Ini Pemicunya
:
0
EmitenNews.com - PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL), Perseroan yang bergerak di bidang kemasan berbahan dasar karton atau kertas cokelat, optimis dapat mencapai kenaikan penjualan pada akhir tahun 2021 sebesar 26%. Hal ini karena SMKL telah mendapatkan kepercayaan dari para customer melalui kualitas produk yang dihasilkan. Melihat prospek bisnis Perseroan ke depan, SMKL juga menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% pada tahun 2022.
Ang Kinardo selaku Direktur Utama SMKL, mengatakan, "SMKL terus meningkatkan kinerja kami seiring dengan membuat produk-produk berkualitas yang memenuhi keinginan dan syarat dari mitra kami. Oleh karena itu, kami optimis dapat mencapai kenaikan penjualan untuk kinerja kedepannya.
SMKL juga telah mendapatkan kepercayaan para mitra kami dengan terus berkomitmen melaksanakan bisnis berkelanjutan yang dibuktikan dengan diraihnya sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC) yang kami miliki. Sertifikasi FSC merupakan upaya SMKL untuk fokus pada sistem keberlanjutan yang diharapkan dapat berdampak positif bagi kinerja SMKL."
Sertifikasi FSC merupakan sertifikasi yang menyatakan bahwa produk yang digunakan ialah berasal dari hutan dengan pengelolaan yang baik dan memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Guna memenuhi sertifikasi ini, SMKL melakukan audit setiap tahun untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan ketentuan standar sertifikasi yang ada. Sertifikasi FSC ini juga salah satu upaya SMKL dalam peduli akan kelestarian lingkungan. Di sisi lain, dalam mempersiapkan era pajak karbon pada April 2022 mendatang, SMKL juga berencana akan memasang solar panel untuk mengurangi penggunaan karbon di pabrik.
Related News
SMLE Belum Bahas Dividen, Pilih Fokus Perluas Ekosistem Bisnis
4 Saham Masuk Daftar UMA Bursa, Termasuk Emiten FCA dari Grup Astra
Senin 14 September, MKNT Izin Private Placement Jumbo
Dua Saham Disuspensi: 1 Disetop BEI, 1 Segera Delisting
Hasnur (HAIS) Rombak Jajaran Direksi, Sudah Kantongi Restu RUPSLB
Peringkat WSKT Naik idB, Tapi Pefindo Ingatkan Risiko Jatuh Tempo





