PAMA dan Yayasan Astra Buka Lembaga Pengembangan Bisnis ke-11 di Berau
:
0
Direktur PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Abdul Nasir Maksum (tengah) bersama Sekretaris Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Ema Poedjiwati (dua dari kanan) memukul gong sebagai tanda peresmian Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bakat Batiwakkal, didampingi jajaran manajemen PAMA, YDBA, dan PT Berau Coal.
EmitenNews.com -Komitmen Astra untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kedua lembaga tersebut meresmikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bakat Batiwakkal di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Direktur PT Pamapersada Nusantara, Abdul Nasir Maksum, mengatakan pendirian LPB ini merupakan langkah konkret PAMA dalam mendorong kemandirian pelaku UMKM di wilayah operasionalnya.
“LPB PAMA Bakat Batiwakkal bukan sekadar lembaga pelatihan, tetapi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas untuk menciptakan ekosistem UMKM yang berkelanjutan,” ujar Nasir.
“LPB PAMA Bakat Batiwakkal bukan sekadar lembaga pelatihan, tetapi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas untuk menciptakan ekosistem UMKM yang berkelanjutan,” ujar Nasir.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Yayasan Astra, Ema Poedjiwati, menyebut LPB Berau menjadi lembaga ke-11 hasil kemitraan dengan PAMA sejak 2003.
“Kami hadir di Berau, wilayah strategis dekat Ibu Kota Nusantara, untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan memperkuat kontribusi Astra di Kalimantan,” jelasnya.
Hingga 2025, kemitraan Yayasan Astra dan PAMA telah membina rata-rata 220 UMKM di setiap LPB, dengan 72 di antaranya telah mencapai level kemandirian.
Program LPB PAMA Bakat Batiwakkal akan fokus pada empat sektor binaan: madu kelulut, olahan makanan ringan, biji kakao, dan sentra tenun. Dari hasil asesmen Yayasan Astra, sektor biji kakao ditetapkan sebagai sektor unggulan karena memiliki potensi pasar dan jumlah petani yang besar. Program pengembangan ini memiliki rencana jangka panjang hingga 2029 dengan target ekspor dan pembentukan komunitas UMKM mandiri.
Kolaborasi dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Poltek Simas Berau, dan Pemerintah Kabupaten Berau juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Perwakilan Diskoperindag Kabupaten Berau, Nova Dwi Sapta, menyampaikan apresiasinya atas peluncuran LPB tersebut.
Related News
Beroperasi Besok, Segini Harga Tiket KA Pandalungan 2 Gambir-Jember
Jomplang, Hanya Tambah 3 CEO Wanita di IDX200 dalam 4 Tahun
13 Negara Siap Ramaikan Garut International Kite Festival, Ada Swiss
Spanyol Ditahan Debutan Piala Dunia, Trader Polymarket Tekor USD1 Juta
Sepatu Pink Mewarnai Laga Piala Dunia 2026, Trend Apa Ini?
Tak Cuma Elon Musk, Ini Mereka yang Menikmati Debut Saham SpaxeX





