Pandemi Covid-19 Bagikan Kabar Baik, Kasus Harian Hanya Bertambah 25.054 Penderita
:
0
EmitenNews.com - Kabar baik pandemi Covid-19 di Indonesia. Hari ini, tambahan kasus infeksi virus Corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19, terus menurun dibanding penambahan kasus, kemarin. Per Senin (28/2/2022), pemerintah melaporkan ada tambahan 25.054 kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Bandingkan dengan Ahad (27/2/2022), yang kasus barunya mencapai 34.976 penderita.
Melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, pemerintah mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Minggu (28/2//2022) siang hingga Senin pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan baru 25.054 penderita itu, kini jumlah total kasus infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, menjadi 5.564.448 kasus. Jumlah itu terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus Corona, di Indonesia, Senin (2/3/2020).
Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak, warga Kota Depok, Jawa Barat. Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah. Pandemi Covid-19 kini sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Bagusnya, hari ini dilaporkan ada 43.992 orang di Indonesia yang sembuh dari infeksi virus Corona. Dengan begitu jumlah total penderita infeksi virus SARS-CoV-2 yang telah sembuh di Tanah Air, per Senin ini, sebanyak 4.861.415 orang.
Related News
May Day 2026, Begini Kejutan Lain dari Prabowo Untuk Pengemudi Ojol
Pemerintah Batasi Outsourcing Hanya 6 Bidang, di Luar Itu Terlarang
May Day di DPR Senayan, Cek Lima Tuntutan Aksi Massa Buruh GEBRAK
Bunga Kredit Himbara 5 Persen, Demikian Titah Presiden Untuk Rakyat
Aplikator Wajib Manut, Porsi Pendapatan Ojol Minimal 92 Persen!
Progres 59 Persen, Bendungan Bagong PTPP Didorong Rampung Lebih Cepat





