Pandemi Covid-19: Hari Ini 5.172 Kasus Baru, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak
:
0
Covid-19 ilustrasi. dok. Kemenkes. detiknews.
EmitenNews.com - Pandemi Covid-19 mulai menunjukkan tanda-tanda menggembirakan. Per Minggu (20/11/2022), kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) mencatat sebanyak 5.172 kasus baru COVID-19. DKI Jakarta masih menjadi penyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 2.373. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 801 kasus, kemudian Jawa Timur dengan total 578 kasus.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Sabtu (19/11/2022) siang hingga Minggu (20/11/2022), pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan, setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur, provinsi yang juga tergolong menyumbangkan kasus terbanyak hari ini, Banten: 515, Jawa Tengah: 261, Bali: 105, DI Yogyakarta: 89, dan Riau: 49.
Setelah itu, Sumatera Utara: 43, Sumatera Selatan: 40, Lampung, dan Kalimantan Timur sama-sama menyumbangkan 35 kasus. Lalu, Sulawesi Selatan: 27, Kalimantan Selatan: 25, Kalimantan Barat: 22, Kalimantan Tengah: 19, Sulawesi Utara: 18, dan Kepulauan Riau: 15.
Berikutnya, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, sama-sama mencatat 13 kasus. Kemudian, Jambi, Kalimantan Utara, dan Papua, masing-masing membukukan 11 kasus. Lalu, Bengkulu: 10. Setelah itu, Aceh, dan Papua Barat sama-sama 9 kasus.
Berikutnya lagi Sumatera Barat: 8, Bangka Belitung, dan Sulawesi Barat sama-sama membawa 7 kasus. Lalu, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara: masing-masing melaporkan 5 kasus, dan Gorontalo: 3. Terakhir Maluku, dan Maluku Utara nihil kasus, atau 0 kasus.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda Negeri tercinta ini. ***
Related News
5 Tewas di Kasus Longsor Gorontalo, Tambang Ilegal Risiko Sistemik
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Tertinggi di Wilayah Bapak Aing
Putusan MK, Relawan tak Bisa Adukan Pasal Penghinaan Presiden
MagangHub 2026 Buka 28.455 Lowongan di 3.672 Instansi
Fakta Baru Kasus Setoran Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli
Bahaya Karhutla, Terbesar di Tiga Wilayah di Kalimantan dan Sumatera





