Pandemi Covid-19: Kasus Baru di Indonesia Hari Ini Melonjak 6.167 Penderita
Ilustrasi Covid-19. dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Pemerintah kembali memperbarui data pandemi Covid-19. Hari ini, terjadi lonjakan kasus baru, lebih besar dibanding kemarin. Per Rabu (3/8/2022), tambahan kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19), sebanyak sebanyak 6.167 penderita. Bandingkan dengan Selasa (2/8/2022), kasus baru bertambah sebanyak 5.827 penderita. Provinsi DKI Jakarta menyumbang kasus terbanyak dengan 2.532 kasus positif.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Selasa (2/8//2022) siang hingga Rabu, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan baru 6.167 penderita itu, total kasus infeksi virus Corona di Indonesia hingga hari ini berjumlah 6.222.788 kasus. Sebanyak 50.857 di antaranya adalah kasus aktif.
Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Satgas Penanganan Pandemi Covid-19 juga melaporkan kasus sembuh dari infeksi virus Corona, Rabu ini sebanyak 4.340 kasus. Dengan demikian, total pasien COVID-19 yang telah sembuh di Indonesia menjadi 6.014.885.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda Negeri tercinta ini. ***
Related News
Potensi Banjir Rob hingga 7 Januari 2026, Ini Antisipasi Pemprov DKI
Hambat Pemulihan, DPR Minta Status Kayu Gelondongan Segera Diputuskan
Meski Tarif Tak Naik, PLN Tetap Komitmen Jaga Keandalan Layanan
Bencana Sumatera Bikin Nilai Tambah Manufaktur Mampet Rp15 Triliun
Presiden Sebut Biaya Bor Air Rp150 Juta Murah, Warganet Heboh
LPSK Terima 13.027 Permohonan, Kebutuhan Perlindungan Meningkat





