Pandemi Covid-19: Menkes Ungkap Mayoritas Pasien Meninggal Belum Divaksin
:
0
Covid-19 kematian pasien. Dok. Medcom.id.
EmitenNews.com - Pandemi Covid-19 masih menyisakan bahaya. Karena itu, masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan, termasuk agar bersegera menjalani vaksinasi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, mayoritas pasien yang meninggal belum divaksin. Dalam tiga hari berturut-turut Selasa, Rabu, dan Kamis, kasus baru di atas 6.000-an penderita.
Dari lama Kemenkes, seperti dikutip Jumat (11/11/2022), Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, mayoritas penyebab pasien Covid-19 dengan kondisi berat hingga kritis di rumah sakit dan pasien yang meninggal dikarenakan tidak divaksin atau belum mendapatkan vaksin booster, atau vaksin penguat, atau ketiga.
"Kalau sudah booster, risiko kesakitan dan kematian karena COVID-19 turun jauh dibandingkan yang belum vaksin," ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Dari periode 4 Oktober hingga 8 November 2022, tercatat sebanyak 27.081 pasien konfirmasi positif Covid-19 mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, hampir separuh atau sebanyak 10.639 pasien memiliki gejala sedang, berat hingga kritis.
Sebanyak 74 persen di antara pasien tersebut belum mendapatkan vaksin booster. Sebanyak 1.373 pasien tercatat meninggal dunia pada periode yang sama, sebanyak 84 persen di antaranya juga belum mendapatkan vaksin booster. Kematian tertinggi terjadi pada kelompok lansia dan 50 persen lansia ini belum mendapatkan vaksinasi.
Karena itulah, Budi mengimbau agar seluruh dinas kesehatan terus menggenjot capaian vaksinasi di wilayahnya masing-masing dan mengaktifkan sentra-sentra vaksinasi. Kalau perlu dengan upaya jemput bola kepada masyarakat agar mudah mendapatkan akses vaksin booster.
Seperti sudah ditulis, Kamis (10/11/2022), tambahan kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) Sebanyak 6.294 penderita. Rabu (9/11/2022), tercatat ada 6.186 kasus baru infeksi virus Corona, dan Selasa (8/11/2022), tambahan kasus infeksi virus Corona sebanyak 6.601 penderita. Jadi, tiga hari berturut-turut kasus baru Covid-19 di atas 6.000-an orang. ***
Related News
Dedi Stop Izin Pembangunan Wisata dan Perumahan Kawasan Hutan Jabar
Menperin Buka Rahasia agar Produk IKM Lekas Naik Kelas, Begini Caranya
HUT ke-18, ICSA Soroti Tantangan Etika dan Integritas di Era AI
Sikap Bos Indosaku soal Denda OJK Rp875 Juta karena Ulah Penagih Utang
Lewat Dashboard Haji Bisa Pantau Data Jamaah Hingga Jadwal Penerbangan
Setelah Ekonomi Hijau, Presiden Dorong Ekonomi Biru, Apa Itu?





