Pangkas Anggaran MBG, IHSG Duduki 6.705
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Aji Emitennews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 1,09 persen menjadi 6.667. Lompatan indeks bursa, dan pasar obligasi global menjadi sentimen positif. Secara teknikal, IHSG berpeluang menguji level 6.705-6.760 pada perdagangan Jumat, 4 September 2026.
Namun, perlu diwaspadai potensi profit taking menjelang akhir pekan di tengah ketidakpastian global relatif tinggi. Menteri Keuangan Purbaya menyatakan anggaran MBG tahun 2027 sebesar Rp240 triliun dapat ditekan hingga di bawah Rp200 triliun melalui efisiensi, dan pemanfaatan teknologi.
Sedangkan BGN menyatakan terbuka untuk melakukan efisiensi anggaran MBG tahun depan. BGN akan kembali menghitung kebutuhan anggaran 2027 dengan mempertimbangkan hasil pembenahan data penerima manfaat, dan pelaksanaan program di lapangan.
Kalau anggaran program MBG dapat dikurangi diharapkan akan dapat digunakan untuk program lain yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menekan defisit anggaran. Sementara itu, OPEC+ dijadwal melakukan pertemuan untuk membahas tingkat produksi minyak pada Oktober 2026.
Sebelumnya OPEC+ telah menaikkan kuota produksi minyak 188 ribu barel per hari berlaku mulai September 2026. Rusia menyatakan aliansi ini tidak berencana mengurangi produksi karena pemulihan permintaan global. Jika OPEC+ kembali menaikkan produksi, diharap dapat menahan kenaikan harga minyak lebih lanjut.
Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Japfa (JPFA), Pantai Indah Kapuk (PANI), Charoen Pokphand (CPIN), Aneka Tambang alias Antam (ANTM), dan Archi Indonesia (ARCI). (*)
Related News
Dorong Inovasi Bisnis Mahasiswa, ini Jawara BINUS Startup Vaganza 2026
Lanjut Rebound, IHSG Dibuka Melonjak 0,64 Persen ke 5.316
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Lanjut Menguat
Bergerak Sideways, IHSG Jelajahi Level ini
Membaca Arah IHSG Pasca RUPSLB BEI, Simak!
Pegang Kas Rp1,2 Triliun, Pegadaian Siap Lunasi Obligasi





