Panglima TNI Terima Baju Berbahan Benang Daur Ulang Produksi Trisula Textile (BELL)
:
0
EmitenNews.com - PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), emiten penyedia kain, seragam, dan fashion berkualitas, terus mengembangkan produk pakaian berbahan daur ulang sejalan dengan kampanye lingkungan The Rising Tide yang digelorakan oleh TNI Angkatan Laut. BELL telah berinovasi mengembangkan kain tekstil berbahan benang daur ulang sebagai karya anak bangsa, sejalan dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle dalam kebijakan produksi menggunakan material ramah lingkungan.
Adapun The Rising Tide adalah gerakan lingkungan kolaborasi dari TNI Angkatan Laut dengan Mulung Parahita, Yayasan Parahita Padma Negara yang berfokus pada upaya untuk mendorong aksi kerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kampanye lingkungan The Rising Tide tersebut, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengunjungi instalasi pengolahan air limbah BELL, yang merupakan bagian dari proses produksi pakaian berbahan daur ulang milik Perseroan. Kunjungan ini juga merupakan bentuk dukungan dari kampanye lingkungan The Rising Tide untuk produksi tekstil berbahan daur ulang.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Yudo Margono menyatakan apresiasinya atas usaha Perseroan dalam mengembangkan bisnis yang berkesinambungan dengan inovasi produksi karya anak bangsa berupa kain tekstil berbahan benang daur ulang. Terkait hal itu, Panglima TNI Yudo Margono telah menerima contoh baju produk BELL yang dibuat dengan menggunakan benang daur ulang sebanyak 50%.
“Dengan penuh semangat BELL mendukung kampanye lingkungan The Rising Tide, karena sejalan dengan spirit kami untuk menjalankan bisnis dengan menjaga lingkungan yang berkelanjutan,” kata Sekretaris Perusahaan BELL Terry Aditya Zulfianda, Kamis (2/3/2023).
Related News
Umumkan DHB 5.0, Apresiasi Tinggi untuk Nasabah Setia Danamon (BDMN)
SMDR Bagi Dividen Final Rp155,6 Miliar Senilai Rp9,5 per Saham
KOTA Garap Rest Area Rp300M di JORR 2, Perkuat Mesin Recurring Income
Saham Publik Cuma 0,22 Persen, FASW Cari Jalan Keluar Suspensi BEI
Jadi Rebutan Investor, TPIA Resmi Tuntaskan PUB V Rp6 Triliun
Saham Bank Mandiri (BMRI) Drop 6 Hari Beruntun Usai Dirut Riduan Beli





