Pasang Badan, Bos SULI Gelontor Pinjaman Miliaran Rupiah
:
0
Kompleks pabrik SLJ Global tampak dari udara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - SLJ Global (SULI) mengantongi dana taktis sejumlah SGD2 juta setara Rp25,86 miliar. Gelontoran dana tersebut merupakan pemberian shareholder loan dari para pemegang saham perseroan. Transaksi pemberian pinjaman itu, telah diteken pada 24 Desember 2025.
Pemberian shareholder loan perseroan dari Amir Sunarko (AS), sebagai presiden direktur, dan sekaligus direktur pemegang saham mayoritas melalui Naturverse Inc (Pte Ltd). Perjanjian berlaku efektif sejak 31 Desember 2025 seiring uang pinjaman tersebut telah mengisi rekening perseroan.
Pinjaman itu, akan jatuh tempo pada 31 Maret 2026. Selanjutnya, dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk menunjang kelangsungan usaha perseroan. Pinjaman tersebut diberikan tanpa bunga sehingga lebih rendah dibanding tingkat bunga pinjaman modal kerja diberikan oleh perbankan.
Berdasar proforma laporan posisi keuangan konsolidasian terlihat, pinjaman USD1,55 juta untuk membayar liabilitas jangka pendek USD2,15 juta. Di mana posisi liabilitas jangka pendek sebelum transaksi USD23,4 juta. Setelah rencana transaksi menjadi USD22,79 juta. Pemberian pinjaman itu, akan mengurangi beban keuangan di masa mendatang.
Transaksi itu dilandasi langkah strategis perseroan untuk memperkuat struktur keuangan. Pinjaman itu, dirancang khusus untuk mempertebal likuiditas, dan menjaga kelangsungan usaha perseroan. Pinjaman itu, menjadi instrumen finansial sangat menguntungkan karena tanpa bunga, dan fleksibilitas masa pelunasan hingga 31 Maret 2026.
So, kondisi tersebut memberi ruang napas (breathing space) bagi arus kas perusahaan untuk dialokasikan pada pos-pos produktif. Perseroan memproyeksi ada akselerasi pada kinerja produksi, dan volume penjualan lebih agresif. Jadi, pada akhirnya membalik tren negatif keuangan menjadi pertumbuhan berkelanjutan, dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap stabilitas perusahaan. (*)
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





